Sabtu, 30 Mei 2026

Tribunnews Update

Prancis Geram Aktivis Global Sumud Flotilla Dipaksa Sujud Tentara Israel, Siap Ambil Langkah Hukum

Rabu, 27 Mei 2026 20:49 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Prancis siap mengambil langkah hukum menggugat Israel atas perlakuan brutal militernya terhadap aktivis Global  Sumud Flotilla (GSF).

Prancis memutuskan bakal mengambil tindakan tegas karena salah satu relawan Global Sumud Flotila merupakan warga negara Prancis.

Pernyataan tegas itu disampaikan oleh Perdana Menteri Prancis, Sebastien Lecornu.

Prancis menilai aksi keji tentara Israel tidak cukup dibalas dengan kecaman saja.

Baca: Prabowo Dikritik Gegara Sering ke Prancis, Menlu Tegaskan Kunjungan Penuhi Undangan Macron

Oleh karena itu Prancis bakal melaporkan tindakan yang dilakukan militer Israel kepada otoritas hukum mereka.

Lecornu menegaskan bahwa siapa pun tidak boleh menyerang rakyat Prancis dengan impunitas.

"Tidak ada siapa pun yang boleh menyerang rakyat Prancis dengan impunitas dan tanpa respons apa pun," sambungnya Lecornu.

Tindakan tegas itu diambil setelah petinggi keamanan nasional Itamar Ben Gvir merilis video tindak kekerasan terhadap aktivis GSF.

Baca: Israel Klaim Bunuh Pemimpin Baru Sayap Militer Hamas dalam Serangan di Gaza, Baru Menjabat Seminggu

Video tersebut diunggah Itamar Ben-Gvir pada Rabu (20/5) lalu.

Dalam video tersebut aktivis GSF dipaksa bersujud di lantai dalam posisi tangan terikat.

GSF sendiri melaporkan 30 kasus patah tulang yang dialam aktivisnya akibat tindak kekerasan tentara Israel. (Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di palestine Chronicle dengan judul France Weighs Judicial Action over Ben-Gvir after Video of Flotilla Activists

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Umi Wakhidah
Video Production: valencia frida varendy
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved