Mancanegara
WNI Bongkar Perlakuan Kejam Militer Israel terhadap Aktivis Kemanusiaan Gaza
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) aktivis kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang sempat ditangkap militer Israel telah kembali dengan selamat ke Tanah Air pada Minggu (24/5/2026).
Kepulangan mereka disambut dengan rasa syukur mendalam sekaligus menyisakan cerita pilu mengenai kekejaman yang dilakukan militer Israel atau Israel Occupation Forces (IOF).
Salah satu aktivis, Herman Budianto Sudarsono, membeberkan aksi keji dan brutal yang dilakukan IOF terhadap para aktivis.
Tindakan tersebut, mengakibatkan banyak relawan dari berbagai negara mengalami cedera fisik seperti patah tulang.
Tidak hanya kekerasan fisik, para relawan juga dilaporkan mengalami pelecehan seksual selama proses tersebut.
"Kami menyampaikan bahwa memang penyiksaan-penyiksaan yang dilakukan oleh IOF itu nyata, sangat keji, sangat brutal," ungkap Herman di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu, dikutip dari Kompas TV.
"Banyak sekali yang mengalami cedera-cedera berat. Rusuk patah, ada sekitar 40 orang patah tangan, patah kaki, ada yang ditembak dan seterusnya," bebernya.
Herman juga menyebut, para aktivis yang ditangkap diperlakukan tidak manusiawi.
"Terkait dengan kondisi ketika kita ada di penjara dan seterusnya, diperlakukan seperti hewan ya. Kami harus berjalan dengan merangkak dengan lutut kami, kami harus berjalan dengan selalu menunduk tidak boleh menatap mereka."
Baca: Bantahan Keras! Hercules Tegaskan Tak Ada Penodongan Pistol Ataupun Membuka Hijab Putri Ahmad Bahar
Baca: Wacana Prabowo-Gibran 2 Periode, Golkar Siap Dukung Lagi: Nanti akan Diputuskan secara Resmi
"Kami pun tidur di lantai yang tidak ada selimut, dalam kondisi basah dan baju basah," urainya.
Baca juga: Penyekapan WNI oleh Israel, Golkar Desak Keberadaan BoP Dikaji Ulang
Herman menegaskan apa yang mereka alami belum sebanding dengan penderitaan jangka panjang yang dirasakan oleh warga Palestina.
"Semuanya ini insyaallah tidak menjadikan kami menjadi orang yang merasa paling berjasa. Hanya yang sangat kecil sekali yang kami lakukan untuk Palestina."
"Karena saudara kita yang di Palestina jauh lebih menderita dibandingkan dengan kami," ungkap Herman sembari terisak.
Ia berharap, insiden ini justru semakin membakar semangat dunia internasional untuk terus menyuarakan kemerdekaan Palestina atas dasar kemanusiaan, mengingat aksi Flotilla ini diikuti oleh puluhan negara tanpa memandang latar belakang agama.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengakuan WNI Ungkap Kejamnya Militer Israel terhadap Aktivis Gaza: Kami Diperlakukan Seperti Hewan
Video Production: Dandi Bahtiar
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Jet Militer AS Kirim Sinyal Darurat saat Menuju Zona Perang Iran, Pengiriman Senjata Trump Terancam
7 hari lalu
Tribun Video Update
Iran Bersiap Hadapi Kemungkinan Kegagalan Negosiasi dengan AS: Musuh Hadapi Konfrontasi versi Ketiga
7 hari lalu
Tribunnews Update
Pesawat Tempur Israel Hancur Digempur Iran di Dekat Hormuz, Misi Serangan Rahasia IDF Berantakan
7 hari lalu
Tribun Video Update
Tentara Israel Terkepung Gelombang Serangan Drone Berisi Peledak Hizbullah, Akui Jadi Hari Tersulit
7 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.