Konflik Timur Tengah
Alarm Bahaya! Yusril Blak-blakan Sebut AS Bisa Targetkan Indonesia setelah Venezuela & Greenland
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia Yusril Ihza Mahendra menyinggung langkah militer AS seusai aksinya di Venezuela.
Hal itu disampaikan Yusril dalam acara Seminar Nasional: Tantangan Regulasi dalam Menghadapi Gig Economy dan Artificial Intelligence pada Selasa (19/5/2026).
Yusril blak-blakan menegaskan bahwa AS mengejar sumber energi dan sumber mineral.
Yusril kemudian menegaskan bahwa selain Venezuela dan Greenland, Indonesia juga berpotensi menjadi target dari AS.
Baca: Serangan Rudal Iran Hancurkan Pangkalan Militer Israel, Citra Satelit Ungkap Markas Zionis Remuk
Baca: Optimis! Menkeu Purbaya Targetkan Nilai Tukar Rupiah Segera Meroket Rp15 Ribu pada juni
"Target selain Greenland, negara mana? ya ini (Indonesia) yang dikejar," tegas Yusril.
Ia menegaskan, AS tidak berminat menyerbu tetangga RI seperti Singapura dan Malaysia.
"Dari Guam ke Papua cuma 6 jam, yang jadi pangkalan militer di Guam, kita dalam kondisi tidak siap perang, hitung berapa kekuatan militer kita, kalau kita perang paling cuma bisa 4 hari," kata Yusril.
Di momen inilah, Yusril menegaskan bahwa RI waktunya untuk menerapkan politik bebas aktif.
Hal itulah menurut Yusril, menjadi salah satu alasan Indonesia tak begitu keras mengecam aksi AS ke Venezuela.
Sumber: https://video.tribunnews.com/news/937779/yusril-ihza-sebut-as-bisa-targetkan-indonesia-setelah-venezuela-greenland-kita-tak-siap-perang
#Yusril #Venezuela #Greenland #AS #Indonesia
Video Production: Megan FebryWibowo
Sumber: Tribun Video
Terkini Nasional
Kronologi Jemaah Haji Asal Indonesia yang Sempat Hilang di Makkah Ditemukan Meninggal Dunia
Sabtu, 23 Mei 2026
Konflik Timur Tengah
Di Tengah Ketegangan Iran dan AS, Teheran Disebut Siapkan Ratusan Rudal untuk Serangan Baru
Sabtu, 23 Mei 2026
Tribunnews Update
Iran dan Oman Bahas Rencana Pungut Biaya Kapal di Selat Hormuz saat AS Mendesak Kebebasan Navigasi
Jumat, 22 Mei 2026
Tribunnews Update
Iran Siapkan Gudang Senjata Terbaru! 800 Rudal Disiapkan Dipakai Gempur AS dalam Serangan Jilid II
Jumat, 22 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.