Terkini Nasional
Cemas, Keluarga Herman Desak Presiden Prabowo Bantu WNI yang Disandera Tentara Israel
TRIBUN-VIDEO.COM - Pria asal Kabupaten Ponorogo, Herman Budianto, dikabarkan disandera Israel saat mengikuti misi kemanusiaan untuk Palestina.
Kini keluarga Herman Budianto meminta bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk turun tangan.
Lantaran tidak hanya Herman Budianto saja yang disandera.
Namun juga delapan Warga Negara Indonesia (WNI) lainnya turut disandera.
Adik Herman, Diah Puspasari (48) mengaku, keluarga hanya bisa terus berdoa sambil menunggu kepastian kondisi sang kakak yang terakhir kali berkomunikasi pada 19 Mei 2026, sebelum berangkat dari Turki mengikuti rombongan kemanusiaan menuju Palestina.
"Kami berharap pemerintah segera bertindak membebaskan para tawanan dari Indonesia. Soalnya dari video-video yang beredar, mereka terlihat disiksa. Tanpa pemerintah, kami tidak bisa berbuat apa-apa," ujar Diah saat ditemui di Ponorogo, Kamis (21/5/2026).
Dia menjelaskan, pihak keluarga tidak bisa berbuat apapun.
Walaupun Herman Budianto dan delapan WNI lain berangkat ke Palestina bukan atas nama negara, namun dia berharap pemerintah bisa bergerak.
"Harapan kami benar-benar pemerintah indonesia mau memperjuangkan para tawanan, termasuk kakak saya," tambahnya saat ditemui di rumahnya, Jalan Cindewilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo.
Diah menyatakan bahwa keluarga besar khawatir, terlebih banyak video berseliweran penyiksaan.
"Keluarga khawatirnya ya di sana itu seperti apa, kuat enggak. Doa saya semoga kuat walau alami penyiksaan seperti apa, ya kuat dan bisa pulang ke Indonesia, selamat dan sehat," pungkasnya.
Baca: Menlu Sugiono soal Kondisi 9 WNI yang Ditangkap Israel: Komunikasi Sulit & Terbatas
9 WNI disandera
9 WNI dikabarkan disandera Israel saat mengikuti misi kemanusiaan untuk Palestina.
Satu di antara 9 WNI tersebut adalah Herman yang merupakan asal Kabupaten Ponorogo.
Ditelusuri TribunJatim.com, kediaman Herman di Jalan Cindewilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo.
Rumah keprabon (asal) Herman saat ini ditinggali oleh sang adik, Diah.
Ditemui oleh TribunJatim.com di rumahnya, Diah tak kuasa menahan tangisnya.
Herman berangkat dengan misi kemanusiaan pada 21 April 2026, pamit kepada keluarga.
Ini juga bukan kali pertama Herman ke Palestina.
Herman sempat live Instagram dan keluarga pun sempat melihatnya.
Namun saat live, suara Herman tidak terdengar jelas.
Diketahui bahwa video penangkapan dirinya bersama WNI lainnya yang berdurasi 39 detik, telah tersebar di berbagai media sosial.
Baca: MUI Ultimatum Menlu Segera Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Israel: Buktikan Guna Indonesia Ikut BoP
"Assalamualaikum,
Saya Herman Budianto dari Indonesia.
Apabila melihat video ini berarti saya sudah ditangkap IDF.
Kami adalah tim kemanusian dari Indonesia dan menembus blokade.
Bertujuan menyampaikan kedamaian, bantuan berupa obat, makanan, dll.
Untuk itu kami meminta pemerintah Indonesia dll membantu membebaskan kami dari tangkapan sergapan," sebut Herman.
Diketahui, sembilan WNI yang terdiri dari empat jurnalis dan lima aktivis dilaporkan ditangkap tentara Israel saat mengikuti misi pelayaran kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0.
Berdasarkan informasi yang beredar, para WNI sempat mengirimkan pesan darurat berupa video yang menyatakan mereka telah ditangkap.
Lima WNI tersebut yakni Andi, Rahendro, Andre, Thoudy, dan Abeng, yang lebih dulu ditangkap pada Senin (18/5/2026).
Kemudian Herman dan Ronggo yang sebelumnya mengaku lolos dari pengejaran.
Tapi juga akhirnya ditangkap pada Selasa (19/5/2026), waktu setempat.
Beberapa jam setelahnya, Asad dan Hendro turut mengunggah pesan darurat yang mengabarkan mereka telah ditahan oleh tentara Israel.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Herman Budianto WNI Asal Ponorogo Disandera Israel, Keluarga Minta Presiden Prabowo Turun Tangan
# Sumud Flotilla # palestina # israel # wni # Prabowo Subianto # Herman Budianto
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribun Jatim
Mancanegara
Sosok Dalang Penyiksaan Relawan Global Sumud Flotilla, Dipaksa Sujud & Ditodong Senjata
9 jam lalu
Tribunnews Update
Trump dan Netanyahu Bersitegang soal Iran, Israel Tak Mau AS Hentikan Serangan
10 jam lalu
Terkini Nasional
Momen Titiek Tak Kuat Tahan Tawa saat Prabowo Bercanda soal Es Teler di Depan Rapat Paripurna DPR
10 jam lalu
Tribunnews Update
Aktivis Sumud Flotilla Diduga Alami Penyiksaan, Dunia Internasional Desak Israel Bertanggung Jawab
10 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.