Tribunnews Update
Pidato Lama Prabowo Viral Buntut Ucapannya soal Dolar: Kalau Mau Hancur Negara, Hancurkan Mata Uang
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Pernyataan lama Presiden Prabowo Subianto mengenai isu melemahnya rupiah kembali menjadi sorotan.
Hal ini bersamaan dengan statement Presiden Prabowo yang menyinggung orang desa tak pakai dolar.
Baca: Hotman Paris Bongkar Isi Obrolan Rahasia Kasus Nadiem dengan Prabowo, Singgung Vonis Salah Ibam
Wanti-wanti Presiden Prabowo soal stabilitas nilai rupiah disampaikan RI 1 saat hadir dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2024 silam.
Pidato Prabowo itu juga disiarkan langsung melalui channel Youtube Bank Indonesia Channel pada 29 November 2024 silam.
Baca: Klaim Tak Pernah Ditegur Prabowo Sejak Dilantik Jadi Menteri, Pigai Sebut Sudah Seirama
Prabowo mengutip perkataan seorang pemimpin politik yang menyebutkan bila ingin menghancurkan suatu negara, yang pertama kali harus dihancurkan adalah mata uangnya.
"Saya ingat ada seorang pemimpin politik, yang pernah mengatakan kalau Anda mau hancurkan suatu negara, hancurkan dulu yang pertama mata uangnya," kata Prabowo.
Prabowo menegaskan Bank Indonesia dan seluruh pelaku sektor keuangan punya peran penting dalam mengelola kekayaan masyarakat di Indonesia.
Baca: Jadi SOROTAN! Prabowo Ungkap Rakyat Indonesia Tak Bermimpi Kaya Raya, Tatapi Bisa Hidup dengan Layak
Dia meminta agar semua pihak tak lengah dalam melakukan tugasnya mengelola keuangan masyarakat yang dihasilkan dari darah dan keringat rakyat Indonesia.
Ucapan lawas Prabowo itu lantas dikaitkan dengan statement terbaru Presiden soal nilai tukar rupiah yang sudah tembus Rp 17.500 tak perlu dikhawatirkan.
Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Mulanya, Prabowo menyampaikan terima kasih kepada jajaran Menteri Kabinet Merah Putih yang sudah bekerja sama.
Baca: Respons PDIP Disinggung Prabowo saat Pidato di DPR: Megawati Jaga Martabat Partai dengan Bijaksana
Prabowo mengatakan setiap menteri memiliki peran masing-masing dalam menjalankan kebijakan.
Termasuk pengelolaan keuangan negara.
RI 1 menyinggung peran populer dari Menkeu Purbaya.
Ia pun menegaskan bahwa keuangan masih akan aman jika Purbaya masih bisa tersenyum.
Baca: Prabowo: Rakyat Indonesia Tidak Bermimpi Jadi Kaya Raya, Mereka Hanya Ingin Hidup Layak dan Baik
Menurutnya, naiknya nilai tukar dolar tak perlu terlalu dikhawatirkan oleh masyarakat di tingkat desa.
Prabowo menilai dampak langsung pelemahan atau penguatan rupiah lebih banyak dirasakan oleh kelompok yang sering bertransaksi atau bepergian ke luar negeri. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Reporter: Nila
Video Production: valencia frida varendy
Sumber: Tribun Video
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.