Jumat, 22 Mei 2026

Tribun Video Update

Viral Video Aktivis Global Sumud Dipaksa Sujud & Tangan Terikat, Ben-Gvir: Selamat Datang di Israel

Kamis, 21 Mei 2026 15:47 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Viral video yang memperlihatkan aktivis Global Sumud Flotilla yang dipaksa sujud dengan tangan terikat.

Video itu diunggah oleh Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir di X pada (20/5/2026) waktu setempat, dengan caption "Selamat Datang di Israel".

Baca: MUI Ultimatum Menlu Segera Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Israel: Buktikan Guna Indonesia Ikut BoP

Mengutip Palestine Chronicle pada (21/5), video itu viral di media sosial.

Menunjukkan puluhan aktivis yang ditahan berlutut dengan tangan terikat di atas kapal militer Israel.

Sementara, lagu kebangsaan Israel diputar di latar belakang.

Baca: Rangkuman Konflik Timur Tengah: Iran Balas Trump, RI Minta Bantuan Turki soal WNI Ditangkap Israel

Cuplikan video menunjukkan Ben-Gvir berjalan melewati lokasi kejadian sambil membawa bendera Israel.

Pada satu momen, seorang aktivis yang ditahan meneriakkan 'Bebaskan Palestina' sebelum didorong ke tanah, dipaksa bersujud oleh petugas keamanan.

Lantas, video yang beredar luas itu memicu kritik dan protes diplomatik dan kritik dari dalam Israel sendiri bahkan global.

Trmasuk, Italia.

Baca: 9 WNI Ditangkap Israel, Indonesia Minta Tolong Yordania-Turki untuk Pastikan Kondisi dan Pembebasan

Italia mengecam keras perlakuan Israel tersebut, di mana Perdana Menteri Giorgia Meloni menyebutnya "tidak dapat diterima".

Italia menuntut penjelasan, permintaan maaf, serta pembebasan segera warganya yang ditahan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noël Barrot, memanggil duta besar Israel dan mengecam perilaku Ben-Gvir sebagai tindakan yang "tidak dapat diterima".

Baca: Menteri Keamanan Israel Rilis Rekaman Aktivis Global Sumud Ditahan dengan Tangan Terikat

Sembari mencatat bahwa kritik tersebut juga datang dari internal pemerintahan Israel sendiri.

Satu di antara kritik datang dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Netanyahu mengkritik penanganan Ben-Gvir terhadap para aktivis yang ditahan.

Mengklaim bahwa ia telah menginstruksikan pihak berwenang untuk mendeportasi para peserta dengan cepat.

Baca: Kondisi 9 WNI yang Disandera Militer Israel saat Menuju Gaza, Jurnalis Republika Disebut Sehat

Kemudian, Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar juga menyampaikan kritik.

Di mana, Saar menulis bahwa Ben-Gvir telah dengan sengaja menyebabkan kerugian bagi negara mereka dalam pertunjukan yang memalukan tersebut, dan itu bukan untuk pertama kalinya.

Ia juga menambahkan bahwa Ben-Gvir bukanlah wajah Israel.

“Anda dengan sengaja menyebabkan kerugian bagi negara kami dalam pertunjukan yang memalukan ini — dan bukan untuk pertama kalinya,” tulis Saar, menambahkan bahwa Ben-Gvir “bukanlah wajah Israel.”

Baca: Kemarahan Dunia seusai Israel Perlakukan Aktivis Gaza Tak Manusiawi, Tangan Diikat dan Dipaksa Sujud

Sementara itu di sisi lainnya, Organisasi Hak Asasi Manusia Palestina "Adalah", mengutuk rekaman tersebut.

Menuduh Israel melakukan apa yang mereka sebut sebagai "kebijakan penghinaan dan pelecehan terhadap para aktivis solidaritas".

Hamas juga melontarkan seruan kepada komunitas internasional, Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan organisasi hak asasi manusia.

Baca: Rekaman Aktivis Global Sumud Ditahan, Tangan Terikat & Ditodong Senjata, Menteri Israel Mencemooh

Terkhusus, untuk mendokumentasikan pelanggaran yang dilakukan terhadap para aktivis Freedom Flotilla, dan menuntut pembebasan mereka segera.

Menegaskan bahwa pihak Israel yang memikul tanggung jawab penuh atas keselamatan para aktivis yang berada di atas Armada Kebebasan.

Sementara itu Indonesia lewat Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang juga mendesak agar Israel membebaskan seluruh awak kapal armada Global Sumud Flotilla yang ditahan.

"Indonesia mendesak Pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan Internasional yang ditahan," imbuh Yvonne.

Ditekankan olehnya bahwa seluruh jalur diplomatik dan langkah kekonsuleran akan terus dimaksimalkan.

Baca: Hamas Bela Indonesia! Murka Aktivis Global Sumud Flotila Diikat dan Ditahan Pasukan Israel

Terkhusus, guna memastikan pelindungan penuh bagi para WNI dan mereka dapat kembali dengan selamat.

"Seluruh jalur diplomatik dan langkah kekonsuleran akan terus dimaksimalkan guna memastikan pelindungan penuh bagi para WNI dan mereka dapat kembali dengan selamat," katanya. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 9 WNI Ditangkap Zionis Israel, MUI Desak Menlu Sugiono Buktikan Guna Indonesia Ikut BoP dan di Palestine Chronicle dengan judul ‘Welcome to Israel’ – Ben-Gvir Video of Detained Flotilla Activists Triggers Backlash

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Hadiyya QurrataAyyuun
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved