Rabu, 20 Mei 2026

Tribunnews Update

Usai Telepon dengan Trump, Netanyahu Adakan Rapat Kabinet, Bahas Potensi Perang Baru dengan Iran

Rabu, 20 Mei 2026 13:02 WIB
Kompas.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Media Israel, Hayom, melaporkan Tel Aviv tengah melakukan persiapan keamanan untuk kemungkinan eskalasi dalam perang Iran.

Dilansir Anadolu, Selasa (19/5/2026), Hayom melaporkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengadakan rapat kabinet keamanannya untuk membahas kemungkinan pertempuran kembali dengan Iran pada Senin (18/5/2026). 

Pertemuan itu terjadi setelah Netanyahu mengadakan diskusi Kabinet serupa sehari sebelumnya, pada hari Minggu (17/5/2026).

Hal itu menyusul panggilan telepon dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengoordinasikan "langkah selanjutnya" terkait Iran.

Laporan itu juga mengutip sebuah sumber yang mengetahui diskusi AS yang menyebut serangan baru AS terhadap Iran "bukanlah pertanyaan apakah akan terjadi, melainkan kapan." 

Menurut sumber tersebut, serangan yang direncanakan akan berbeda dari operasi sebelumnya dan dapat menargetkan lokasi yang selama ini dihindari oleh Trump.

Menurut sumber keamanan Israel yang tidak disebutkan namanya, persiapan dan langkah-langkah telah diambil sebagai antisipasi kemungkinan terjadinya pertempuran lain dengan Iran.

Trump dikabarkan bahas opsi militer

Sementara itu menurut media AS Axios, para pejabat AS mengatakan Trump mempertimbangkan untuk melanjutkan operasi militer terkait potensi lanjutan perang Iran. 

Hal itu dilakukan karena penolakan Iran terhadap banyak tuntutannya dan enggan memberikan konsesi berarti terkait program nuklirnya. 

Trump diperkirakan akan mengumpulkan tim keamanan nasional utamanya di Ruang Situasi pada Selasa (19/5/2026) untuk membahas opsi militer, kata dua pejabat AS.

Pejabat senior itu mengatakan jika Iran tidak mengubah pendiriannya, Washington akan melanjutkan negosiasi "melalui bom."

"Sudah saatnya Iran memberikan sedikit hal 'manis'. Kita membutuhkan percakapan yang nyata, kuat, dan mendetail (mengenai program nuklir). 

Jika itu tidak terjadi, kita akan melakukan komunikasi melalui bom, yang akan sangat disayangkan," ujarnya. 

Iran telah memberikan proposal terbaru untuk kesepakatan mengakhiri perang, tetapi Gedung Putih meyakini proposal tersebut bukanlah perbaikan yang berarti.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Netanyahu Adakan Rapat Membahas Kemungkinan Perang Lagi dengan Iran

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved