Tribunnews Update
Iran Ultimatum Trump, Tegaskan AS Bakal Terima Banyak Kejutan Jika Perang Rudal Kembali Pecah
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memberikan ultimatum keras kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Araghchi mengatakan jika perang pecah lagi, maka Trump bakal menerima banyak kejutan dari Iran.
Pernyataan itu disampaikan Menlu Iran setelah Presiden Trump kembali mengancam bakal melakukan serangan terhadap Iran.
"Dengan pelajaran yang telah dipetik dan pengetahuan yang telah kita peroleh, kembalinya perang akan menghadirkan lebih banyak kejutan," kata Araghchi.
Baca: Kritik Keras Pemerintahan Prabowo, Anies: Rupiah Jatuh ke Titik Terendah Sepanjang Sejarah
Araghchi memamerkan kehebatan angkatan bersenjata Iran yang dikonfirmasi menembak jatuh jet tempur F-35 milik Amerika Serikat untuk yang pertama kalinya.
Araghchi mengisyaratkan bahwa militer Iran siap untuk menghancurkan lebih banyak lagi pesawat milik Amerika Serikat jika perang kembali meletus.
Sementara itu berdasarkan data pemerintah Amerika Serikat, sebanyak 42 pesawat termasuk drone hilang atau rusak dalam perang melawan Iran.
Baca: SAYEMBARA KONTROVERSIAL IRAN, Hadiah Fantastis Jika Bisa Habisi Trump dan Netanyahu
Konfrontasi melawan Iran membuat persediaan senjata Amerika Serikat terkuras hingga membuat persediaan menipis.
Pentagon bahkan sampai meminta anggaran pertahanan senilai Rp 24 kuadriliun untuk pertahanan militer Amerika Serikat.
Permintaan anggaran tersebut kemudian disorot oleh karena parlemen Amerika Serikat (Kongres) cenderung mendukung keputusan Presiden Trump itu. (Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Sky News dengan judul Perkembangan terbaru perang Iran: Vance memperingatkan Teheran tentang 'opsi B' - setelah Trump mengungkapkan betapa dekatnya dia dengan memerintahkan serangan baru
Reporter: Umi Wakhidah
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Pertempuran Kembali Pecah, Pasukan AS Serang Situs Radar Pengawasan Iran di Pulau Goruk dan Qeshm
Sabtu, 6 Juni 2026
Berita Terkini
Iran Umumkan Serangan Balasan ke Pangkalan AS, Situasi Kawasan Selat Hormuz Makin Memanas
Sabtu, 6 Juni 2026
Tribunnews Update
Didampingi Putrinya, Kim Jong Un Tinjau Kapal Perang Berbobot 5.000 Ton yang Selesai Diperbaiki
Sabtu, 6 Juni 2026
Mancanegara
Zelensky Sebut Jawaban Putin Lemah, Tegaskan Rusia Kembali Memilih Lanjutkan Perang
Sabtu, 6 Juni 2026
Mancanegara
Tolak Negosiasi Langsung dengan Zelensky, Putin Pilih Fokus Kesepakatan Besar Akhiri Konflik
Sabtu, 6 Juni 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.