Nasional
Kontroversi Memanas! Anak Ahmad Bahar Diduga Alami Kekerasan Verbal di Markas GRIB Jaya
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Polemik antara penulis sekaligus pegiat media sosial Ahmad Bahar dengan organisasi masyarakat GRIB Jaya belum mereda.
Ahmad Bahar mengaku tidak terima atas perlakuan yang dialami putrinya, Ilma, yang disebut dibawa ke markas GRIB Jaya di Kedoya, Jakarta Barat.
Menurut Ahmad Bahar, putrinya mengalami tekanan mental saat dimintai klarifikasi terkait video yang memicu polemik tersebut.
Ahmad Bahar mengungkapkan dirinya baru mengetahui kejadian yang dialami putrinya pada Senin (18/5/2026) malam.
Ia menyebut, sejumlah anggota GRIB Jaya mendatangi rumahnya di kawasan Cimanggis, Depok, pada Minggu (17/5/2026).
Namun karena dirinya tidak berada di lokasi, putrinya justru dibawa ke markas GRIB Jaya di Kedoya.
Menurut Ahmad Bahar, tindakan itu dianggap berlebihan dan membuat keluarganya terpukul.
Baca: Pengakuan Anak Ahmad Bahar Dibawa ke Markas GRIB, Tatap Muka dengan Hercules: Saya Terintimidasi
Baca: Kesaksian Ilma Sani saat Bertatap Muka dengan Hercules di Markas GRIB Jaya, Mengaku Terintimidasi
"Lho, klarifikasi kok ke anak? Ini sepertinya kan sebenarnya maunya yang diambil kan saya, cuman karena pas saya enggak ada, kok begitu caranya? Ini kan namanya kan penyanderaan, kan begitu?" ujar Ahmad Bahar di kantor PP Muhammadiyah Jakarta Pusat pada Selasa (19/5/2026), dikutip dari Tribunnews.
Ia mengatakan, berdasarkan cerita dari putrinya, Ilma berada di markas GRIB Jaya selama kurang lebih enam jam, mulai selepas Maghrib hingga sekitar pukul 23.00 WIB.
Menangis Berhadapan dengan Hercules
Ahmad Bahar menuturkan, putrinya baru bertemu langsung dengan Hercules sekitar 30 menit terakhir sebelum pulang.
Dalam situasi tersebut, Ilma disebut berada di tengah kerumunan anggota GRIB Jaya dan menjadi satu-satunya perempuan di lokasi.
Menurut pengakuan Ilma kepada ayahnya, ia sempat menangis karena merasa tertekan saat sejumlah orang menyebut data pribadi dirinya dan keluarganya.
"'Saya tahu loh, datamu. Data ayahmu saya juga tahu. Kamu lahir tanggal 17 kan? Kamu ulang tahun kan?' Nah di situ dia nangis itu karena disebut ulang tahunnya itu. Ulang tahun kok di sini (markas GRIB Jaya) maksudnya," ungkap Ahmad Bahar.
Ahmad Bahar juga menyebut putrinya mengalami dugaan kekerasan verbal selama berada di lokasi. Meski demikian, ia tidak merinci bentuk ucapan yang diterima anaknya.
"Kaitannya ini karena menyangkut harga diri seorang wanita juga dalam pengertian yang bisa luas. Jadi tertekannya di sini bisa sangat luas artinya. Dan mungkin seumur hidup anak saya itu belum pernah melihat, mengalami peristiwa seperti itu, dan itu tentu mengalami trauma yang sangat mendalam," ungkapnya.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Kisruh Ahmad Bahar dan Hercules Belum Usai, Putrinya Disebut Diintimidasi di Markas GRIB
# Kontroversi # Memanas # Kekerasan Verbal # Markas GRIB Jaya # Ahmad Bahar # Hercules # Diintimidasi #
Sumber: TribunJakarta
TRIBUNNEWS UPDATE
Pengakuan Anak Ahmad Bahar Dibawa ke Markas GRIB, Tatap Muka dengan Hercules: Saya Terintimidasi
9 jam lalu
Tribunnews Update
Kesaksian Ilma Sani saat Bertatap Muka dengan Hercules di Markas GRIB Jaya, Mengaku Terintimidasi
9 jam lalu
Tribunnews Update
Sudah Damai dengan GRIB Jaya, Ahmad Bahar Berencana Tempuh Jalur Hukum karena Putrinya Dibawa
9 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.