Terkini Nasional
"INI PEMBAJAKAN & PERAMPOKAN" Erdogan Kutuk Keras Serangan Israel ke Armada Global Sumud Flotilla
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengutuk keras pasukan Israel yang menyerang armada kapal Global Sumud Flotilla pada Senin (18/5/2026).
Erdogan menyebut serangan Israel terhadap kapal yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Gaza itu sebagai tindakan pembajakan dan perampokan.
Dilansir dari Anadolu Agency pada Selasa (19/5/2026), pernyataan tersebut disampaikan Erdogan seusai rapat kabinet di Ankara.
Menurut Erdogan, serangan Israel terhadap misi bantuan itu tidak akan menghentikan solidaritas internasional terhadap Palestina.
Ia juga mendesak komunitas global untuk bertindak atas dugaan pelanggaran hukum internasional yang dilakukan Israel.
Erdogan meminta komunitas internasional mengambil langkah konkret terhadap tindakan Israel.
Menurutnya, hal itu perlu dilakukan mengingat Israel terus melakukan blokade dan serangan terhadap Gaza.
Sebelumnya, kecaman serupa juga disampaikan Kementerian Luar Negeri Turki.
Kementerian menyebut intervensi Israel terhadap Global Sumud Flotilla sebagai aksi pembajakan baru.
Terkait insiden tersebut, Kementerian Luar Negeri Turki menyatakan pihaknya telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan.
Langkah itu dilakukan demi memastikan seluruh warga negara Turki yang ikut dalam armada kemanusiaan tersebut dapat kembali dengan selamat.
Baca: [FULL] Kecaman Kemenlu atas Ulah Israel Culik WNI Tak akan Mempan, Pakar: Prabowo Harus Turun Tangan
Baca: Khawatir Kondisi 5 WNI Ditahan Israel, GPCI Temui Ketua MPR Desak Prabowo Bantu Bebaskan Segera
(*)
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Sumber Lain
TRIBUNNEWS ON FOCUS
[FULL] Kecaman Kemenlu atas Ulah Israel Culik WNI Tak akan Mempan, Pakar: Prabowo Harus Turun Tangan
2 hari lalu
Live Tribunnews Update
Prabowo Didesak Lobi Donald Trump Demi Bebaskan 5 WNI Ditahan Israel, Lewat Jalur Diplomasi
2 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Khawatir Kondisi 5 WNI Ditahan Israel, GPCI Temui Ketua MPR Desak Prabowo Bantu Bebaskan Segera
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.