Rabu, 20 Mei 2026

EKSKLUSIF Update Dua Wartawan Republika yang Diculik Israel: Sempat Beri Kabar Ada Kapal Perang

Selasa, 19 Mei 2026 18:27 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO - Dua wartawan Republika, Bambang Noroyono alias Abeng dan Thoudy Badai, hingga kini belum diketahui keberadaannya setelah kapal misi kemanusiaan menuju Gaza dicegat militer Israel di Laut Mediterania, Senin (18/5/2026).

Sebelum komunikasi terputus, Abeng sempat mengirim foto dan video yang memperlihatkan kapal perang mendekati kapal mereka. 

Tak lama kemudian, ia mengirim video SOS kepada redaksi.

"Abeng beberapa menit sebelum komunikasi terakhir mengirimkan foto sama video bahwa ada kapal perang bang. Ada kapal perang mendekat ke perahunya dia," ungkap Wakil Pempimpin Redaksi Republika, Stevy Maradona, saat wawancara khusus dengan Tribunnews melalui sambungan Zoom, Selasa (19/5/2026).

"Begitu dikasih tahu ada kapal perang, kita langsung alert, siap-siap, langsung bilang. Tapi kemudian Abeng mengirimkan video SOS itu yang merupakan standar prosedur untuk kalau misalnya ada kedaruratan, dikirim, setelah itu hilang sama sekali. Sampai sekarang kita nggak bisa ngobungin dia juga nggak bisa ngobungin kita," lanjutnya

Menurut Stevy, sejak video SOS diterima sekitar pukul 15.20 WIB, kedua wartawan itu sudah tidak bisa dihubungi. 

Redaksi juga kehilangan kontak dengan kapal yang mereka tumpangi.

Kedua wartawan tersebut tergabung dalam rombongan Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza. 

Selain dua wartawan Indonesia, sekitar seratus relawan internasional juga disebut ikut dicegat.

Hingga kini, kondisi para relawan masih belum diketahui.

“Kami belum tahu mereka ada di mana, bagaimana kesehatannya, semuanya masih gelap,” ujar Stevy.

Pihak Republika langsung berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri setelah menerima video SOS. 

Kemenlu disebut telah menghubungi sejumlah KBRI di kawasan Mediterania, termasuk di Turki, Mesir, dan Yordania untuk melacak keberadaan para relawan.

Sementara itu, keluarga kedua wartawan meminta pemerintah segera bertindak. 

Mereka berharap Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Luar Negeri dapat memastikan keselamatan serta memulangkan para relawan Indonesia ke tanah air.

Menurut Stevy, misi yang dijalankan para relawan murni kemanusiaan untuk membantu warga Gaza yang hingga kini masih hidup dalam blokade dan krisis berkepanjangan.

Saksikan wawancara selengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!

Editor: Srihandriatmo Malau
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved