Rabu, 20 Mei 2026

MPR Minta Prabowo Lobi Trump Bebaskan Lima WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 17:44 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, meminta Presiden Prabowo Subianto, untuk melobi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, guna membebaskan lima warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan oleh militer Israel.

Hidayat Nur Wahid mengatakan, figur Trump kerap dijadikan alasan di balik langkah Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BOP). 

Sebab Israel dinilai hanya mau mendengarkan arahan Trump.

Di sisi lain, Hidayat Nur Wahid mengatakan, Presiden Prabowo memiliki modal diplomasi yang kuat lantaran sempat mendapat pujian luar biasa dari Trump beberapa waktu lalu.

Hidayat Nur Wahid menegaskan, lima WNI yang terdiri dari empat jurnalis dan satu aktivis tersebut tidak bermaksud mengobarkan perang, melainkan murni membawa misi kemanusiaan ke Jalur Gaza.

Di sisi lain, Hidayat Nur Wahid mengatakan, Presiden Prabowo memiliki modal diplomasi yang kuat lantaran sempat mendapat pujian luar biasa dari Trump beberapa waktu lalu.

Ia menegaskan, lima WNI yang terdiri dari empat jurnalis dan satu aktivis tersebut tidak bermaksud mengobarkan perang, melainkan murni membawa misi kemanusiaan ke Jalur Gaza.

Selain melobi AS, Hidayat Nur Wahid juga meminta pemerintah Indonesia mencontoh langkah diplomasi Malaysia.

Ia berharap Presiden Prabowo dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memaksimalkan lobi internasional bersama negara-negara lain yang warganya turut ditahan Israel.

Politikus PKS itu mengingatkan, sama seperti Indonesia, Malaysia juga tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Namun Anwar Ibrahim memiliki rekam jejak keberhasilan membebaskan warganya yang ditahan Israel sebelumnya.

Karena itu, Hidayat Nur Wahid sangat mendukung apabila Presiden Prabowo segera menggalang kerja sama lobi dengan berbagai pihak, termasuk Anwar Ibrahim dan Donald Trump, demi membebaskan lima WNI tersebut.

Terpisah, Kementerian Luar Negeri RI menyebut, terdapat sembilan WNI yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) dan mengikuti pelayaran menuju Gaza dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla.

Rinciannya, lima WNI ditangkap oleh militer Israel di sekitar Perairan Siprus atau Mediterania Timur, sementara empat WNI lainnya yang berada di kapal berbeda diketahui masih berlayar di sekitar Perairan Siprus.

Berdasarkan informasi GPCI, WNI yang ditangkap adalah jurnalis dan aktivis. 

Aktivis yang ditangkap adalah Andi Angga Prasadewa yang menaiki kapal Josef.

Kemudian, tiga orang wartawan yang berada di kapal Ozgurluk yakni Thoudy Badai (Republika) Rahendro Herubowo (iNews), dan Andre Prasetyo Nugroho (TV Tempo). 

Selain itu, jurnalis Republika Bambang Noroyono atau Abeng berada di kapal berbeda, yakni BoraLize.

Adapun empat WNI lain yang masih melanjutkan pelayaran adalah Hendro, As’ad, Herman, dan Ronggo. Mereka berada di kapal Karsi, Sadabat, dan Zefiro.

Saksikan LIVE UPDATE selengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!

Editor: Srihandriatmo Malau
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved