Jumat, 24 April 2026

2 Mayat Dibakar di Mobil

Kelvin Pelaku Pembakaran Jasad di Mobil, Dirujuk di RS Polri Kramat Jati.

Kamis, 29 Agustus 2019 23:49 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUN-VIDEO.COM, KRAMAT JATI - Meski tak memiliki ruang isolasi khusus bagi pasien luka bakar, Geovanni Kelvin (23) yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) hari ini dirujuk ke RS Polri Kramat Jati.

Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Pol Musyafak dirujuknya Kelvin tak lepas dari status tersangka pembunuhan Edi Chandra Purnama alias Pupung (54) dan M. Adi Pradana alias Dana (23).

"Kami dalam kapasitas menerima, mungkin pertimbangan dari penyidik adalah RS Polri ini adalah RS yang mempunyai fasilitas perawatan tahanan. Beda dengan rumah sakit yang lain," kata Musyafak di RS Polri Kramat Jati, Kamis (29/8/2019).

Lantaran berstatus tersangka, selama menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati Kelvin dipastikan mendapat penjagaan dari penyidik.

Musyafak menuturkan Kelvin yang dibawa ke RS Polri Kramat Jati sekira pukul 05.00 WIB tadi kini dalam kondisi stabil dan luka bakarnya sudah membaik.

"Yang bersangkutan statusnya sudah menjadi tersangka, mungkin karena pertimbangan seperti itu dirasa aman jika ditempatkan di RS Polri. atau untuk proses hukum," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Edy Purnomo mengatakan pihaknya dapat menangani Kelvin karena luka bakar yang diderita tak begitu parah.

Dengan tingkat luka bakar sekitar 35 persen, Kelvin tak harus ditempatkan di ruang isolasi khusus bagi pasien luka bakar yang dimiliki RSPP.

"Kalau 30 persen kami masih bisa nerima. Kalau kemarin yang kita kirim kan 64 persen, yang Ipda Erwin itu kan isolasinya benar-benar isolasi. Kalau 30 persen tidak terlalu isolasi, masih semi, bisa itu," tutur Edy, Rabu (28/8/2019). (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Ada Fasilitas Ruang Rawat Khusus Tahanan Jadi Alasan Kelvin Dirujuk ke RS Polri Kramat Jati

ARTIKEL POPULER:

Baca: Belasan Santri Tangerang Diduga Keracunan Limbah Pabrik Hingga Pingsan, Muntah dan Sesak Nafas

Baca: Mudah Terbakar, Maskapai Garuda Indonesia Larang Macbook Pro Masuk ke Pesawat

Baca: Pembunuh Tukang Ayam di Depok Sempat Ngaku Dibegal Hingga Diongkosin Pulang, Singgah di Warung Kopi,

TONTON JUGA:

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Bayu Romadi
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved