Internasional
KUBURAN KAPAL PERANG! Iran Ancam Ubah Teluk Oman Menjadi Neraka Bagi Militer Amerika Serikat!
TRIBUN-VIDEO.COM - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah Teheran melontarkan ancaman keras terkait blokade angkatan laut AS di kawasan Teluk Oman dan Selat Hormuz.
Pejabat tinggi militer Iran bahkan memperingatkan wilayah perairan strategis tersebut bisa berubah menjadi “kuburan” bagi kapal-kapal perang Amerika apabila tekanan militer terus berlanjut.
Pernyataan itu disampaikan anggota Dewan Penentu Kebijakan Iran, Mohsen Rezaei, di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel sejak serangan bersama yang terjadi pada Februari 2026.
Meski sempat tercapai gencatan senjata pada April lalu, hubungan kedua negara masih dipenuhi ancaman dan saling tuding pelanggaran.
Laut Oman atau sering disebut Teluk Oman merupakan sebuah teluk yang menghubungkan Laut Arab dengan Selat Hormuz, yang kemudian bermuara ke Teluk Persia.
Teluk ini membentangi Iran, Pakistan, Oman, dan Uni Emirat Arab.
Baca: Iran Ancam Sulap Teluk Oman Jadi Kuburan Kapal-kapal AS Jika Trump Tak Cepat Akhiri Blokade
Ketegangan regional meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026, yang memicu serangan balasan oleh Teheran dan gangguan di Selat Hormuz.
Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April 2026 melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan di Islamabad gagal mencapai kesepakatan yang langgeng.
Gencatan senjata tersebut kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump tanpa batas waktu yang ditentukan.
Sejak 13 April 2026, AS telah memberlakukan blokade angkatan laut yang menargetkan lalu lintas maritim Iran di jalur perairan strategis tersebut.
“Saran saya kepada AS secara militer adalah untuk mundur sebelum Teluk Oman berubah menjadi kuburan bagi kapal-kapal Anda."
"Jika tidak, pemahaman kami adalah bahwa blokade angkatan laut adalah tindakan perang, dan menanggapinya adalah hak alami kami,” kata Mayjen Mohsen Rezaei dalam pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah Iran, Minggu (17/5/2026).
Rezaei menambahkan sikap menahan diri Iran tidak boleh diartikan sebagai penerimaan tekanan atau ancaman.
“Jika kita sudah bersabar sampai sekarang, bukan berarti kita sudah menerimanya,” tegasnya.
Diberitakan Anadolu Agency, Rezaei juga mempertanyakan alasan di balik keberadaan militer AS yang berkelanjutan di Teluk, dengan berpendapat Washington tidak lagi memiliki pembenaran yang pernah digunakannya untuk mempertahankan perannya di wilayah tersebut.
“Amerika datang ke sini dan membawa kapal perangnya. Siapa musuhnya? Dulu, mereka mengatakan datang untuk menghadapi Uni Soviet. Uni Soviet sudah tidak ada lagi,” katanya.
Rezaei mengatakan, Selat Hormuz selalu terbuka untuk perdagangan dan berpendapat yang ditolak bukanlah pergerakan komersial, melainkan kampanye militer asing.
Baca: Ketegangan AS Iran Meningkat! Trump: Segera Bertindak atau Tak Ada Waktu yang Tersisa
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Iran Ancam Ubah Teluk Oman Jadi Kuburan Kapal AS, Sebut Blokade Laut sebagai Tindakan Perang
Video Production: Ilham Bintang Anugerah
Sumber: Tribun Kaltim
Mancanegara
AS Disebut Kekurangan Persediaan Senjata, Pentagon Langsung Ajukan Anggaran Raksasa
5 jam lalu
Tribunnews Update
Iran Ancam 'Sulap' Teluk Oman Jadi Kuburan Kapal-kapal AS Jika Trump Tak Cepat Akhiri Blokade
5 jam lalu
Tribun Video Update
Waspadai Ancaman Iran, Mesir Mulai Perkuat Perisai di Tiga Negara Teluk dengan Kerahkan Jet Rafale
5 jam lalu
Internasional
Putin Datang ke Beijing, Media China Sebut Negeri Tirai Bambu Kini Pusat Diplomasi
5 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.