Jumat, 15 Mei 2026

Tribunnews Update

Alasan SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Final Ulang LCC MPR, Tegaskan Tak Ada Niat Anulir Hasil Lomba

Jumat, 15 Mei 2026 11:37 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - SMAN 1 Pontianak menolak mengikuti final ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat 2026 meski MPR RI memutuskan menggelar pertandingan ulang akibat kesalahan penilaian juri pada babak sebelumnya.

Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati mengungkap alasan menolak final ulang.

Disebutnya bahwa langkah protes yangs empat dilakukan sekolahnya semata-mata demi transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas perlombaan.

Ia menekankan langkah itu bukan untuk menjatuhkan kredibilitas lembaga manapun.

Baca: Cerita Ocha Peserta LCC MPR Diberi Tips Debat hingga Dapat Semangat dari Wapres Gibran

Pihak sekolah menegaskan tidak ada niat sejak awal untuk menganulir hasil lomba.

Melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan.

SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan.

Mereka memberikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas sebagai perwakilan Kalimantan Barat pada ajang LCC 4 Pilar tingkat nasional.

Dalam kesempatan itu, pihak SMAN 1 Pontianak turut menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi.

Pihak sekolah mengajak semua pihak untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan semangat kebersamaan, saling menghargai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan.

Sekolah juga memohon dukungan dari seluruh pihak supaya iklim pendidikan menjadi kondusif, aman, dan nyaman.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kini Tolak Final LCC 4 Pilar MPR Diulang, SMAN 1 Pontianak: Mohon Maaf atas Kegaduhan yang Terjadi

Editor: Muna Salsabila
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Video Production: Muna Salsabila
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved