Viral di Medsos
MPR RI Minta Maaf! Juri LCC Kalbar Dicopot Imbas Polemik Jawaban Siswa Dinilai Tak Adil Viral
TRIBUN-VIDEO.COM- MPR RI menonaktifkan juri pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar SMA tingkat Kalimantan Barat di Pontianak.
Juri tersebut dinonaktifkan karena menyalahkan jawaban Regu C (SMAN 1 Pontianak) terkait pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Terkait ramainya pemberitaan di media sosial tentang LCC empat pilar 2026 tingkat provinsi Kalimantan Barat, mengenai penilaian jawaban peserta pada salah satu sesi lomba, panitia pelaksana dari sekretariat Jenderal MPR RI telah menonaktifkan Dewan Juri pada kegiatan LCC ini," demikian bunyi pernyataan MPR RI dalam akun resminya, Selasa (12/5/2026).
Pada kesempatan tersebut, Sekretariat Jenderal MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas kelalain Dewan Juri yang menyebabkan polemik terkait pelaksanaan LCC Empat Pilar MPR RI di Kalimantan Barat.
Baca: Perubahan Penampilan Syahnaz Sadiqah Jadi Sorotan, Akui Takut Lepas Hijab Sepulang Haji
"MPR RI memahami bahwa kegiatan pendidikan dan pembinaan generasi muda termasuk LCC Empat Pilar, harus menjunjung tinggi nilai sportivitas, objektivitas, keadilan, serta semangat pembelajaran yang konstruktif," demikian pernyataan MPR RI.
MPR RI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba, termasuk mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban peserta dan tata kelola keberatan dalam perlombaan agar pelaksanaanya ke depan dapat berlangsung semakin baik, transparan, dan akuntabel.
Selain itu, MPR RI juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, panitia daerah, serta masyarakat yang terus memberikan perhatian terhadap pendidikan kebangsaan dan pelaksanaan LCC empat pilar.
Kronologis
Diketahui, polemik ini bermula saat babak final LCC Empat Pilar tingkat Kalbar digelar di Pontianak pada Sabtu (9/5/2026). Kegiatan ini diikuti sembilan sekolah menengah atas di Kalbar.
Setelah melalui berbagai tahapan, tiga sekolah berhasil lolos ke babak final, yakni SMAN 1 Pontianak (Regu C), SMAN 1 Sambas (Regu B), dan SMAN 1 Sanggau (Regu A).
Persoalan krusial muncul saat sesi rebutan. Juri membacakan pertanyaan: DPR dalam memilih anggota BPK, wajib memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?
Peserta dari Regu C (SMAN 1 Pontianak) menekan bel pertama kali dan menjawab dengan lugas.
"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," ujar salah seorang siswi dari Regu C.
Baca: AHY Tegur Keras Kepala Balai Ciliwung yang Pergi saat Pidato: Mau ke Mana? Saya Bicara untuk Bapak
Bukannya mendapat poin, dewan juri justru menyalahkan jawaban tersebut dan memberikan sanksi pengurangan nilai sebesar lima poin kepada Regu C.
Pertanyaan kemudian dilempar ke regu lain dan dijawab oleh Regu B dari SMAN 1 Sambas. Menariknya, Regu B memberikan jawaban yang sama persis dengan kalimat yang dilontarkan Regu C.
"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," jawab peserta Regu B.
Seketika, juri membenarkan jawaban Regu B.
"Inti jawaban sudah benar. Nilai sepuluh," ucap juri.
Keputusan timpang tersebut sontak memicu protes dari Regu C. Mereka merasa telah memberikan jawaban yang sama persis dan tidak ada kalimat yang terlewat.
"Izin, kami tadi menjawabnya sama seperti Regu B," interupsi peserta Regu C.
Merespons protes tersebut, dewan juri berdalih dan menganggap bahwa Regu C pada jawaban pertamanya tidak menyebutkan unsur 'pertimbangan DPD'.
Regu C dengan tegas membantah penjelasan juri tersebut. Mereka bahkan sempat meminta audiens yang hadir di ruangan untuk memberikan kesaksian bahwa mereka telah menyebutkan 'pertimbangan DPD'.
Meski protes telah dilayangkan dan suasana sempat tegang, dewan juri tetap pada pendiriannya. Hasil akhir perlombaan pun tidak mengalami perubahan.
LCC tersebut akhirnya dimenangkap SMAN 1 Sambas dan berhak mewakili Kalbar ke tingkat nasional.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul MPR Minta Maaf soal Polemik Lomba Cerdas Cermat di Kalbar, Juri Dinonaktifkan
#Empat Pilar #Lomba Cerdas Cermat #MPR RI #kalbar
#viraldimediasosial #mprri #mintamaaf #lcc #cerdascermat #kalbar #juri #dinonaktifkan #medsos
Video Production: Lulu Adzizah F
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
MPR Minta Maaf usai Viral Juri LCC Kalbar Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Janji Evaluasi
10 jam lalu
Tribunnews Update
MPR RI Nonaktifkan Dewan Juri dan MC LCC Empat Pilar di Kalbar Usai Polemik Penilaian Peserta
11 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.