Rabu, 20 Mei 2026

Internasional

Reaksi China soal AS Sanksi Perusahaan Tiongkok karena Dituduh Pasok Bahan Senjata ke Iran

Selasa, 12 Mei 2026 08:32 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM - China kembali menegaskan bahwa negaranya tidak akan mematuhi sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) kepada tiga perusahaan Beijing.

Menurut Washington, perusahaan-perusahaan tersebut membantu Iran memperoleh bahan senjata dan citra satelit untuk menargetkan pasukan AS di Timur Tengah.

Dalam konferensi pers pada Senin (11/5/2026), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun menyampaikan sikap pemerintah.

Menurutnya, perusahaan-perusahaan di Beijing menjalankan bisnis sesuai dengan hukum dan peraturan.

Oleh karena itu, Jiakun dengan tegas menyampaikan, pihaknya bakal melindungi hak dan kepentingan perusahaannya.

"Kami selalu mewajibkan perusahaan-perusahaan Tiongkok untuk menjalankan bisnis sesuai dengan hukum dan peraturan, dan akan dengan tegas melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan-perusahaan domestik," ungkap Jiakun.

Ia lantas mendesak AS berhenti menggunakan sanksi sepihak untuk menekan negara lain.

Menurutnya, Washington memanfaatkan perang konflik dengan Iran sebagai dalih untuk mendiskreditkan China.

Baca: Rudal 3 Ton Turki Bisa jadi Momok AS! Yildirimhan Bisa Capai Daratan Amerika Secepat Petir

"Sangat penting untuk melakukan yang terbaik untuk menghindari dimulainya kembali perang, daripada menggunakan perang untuk secara jahat bersekutu dengan dan mendiskreditkan negara lain," tambahnya.

Pernyataan Jiakun disampaikan jelang kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Beijing akhir pekan ini.

Pertemuan dua pemimpin negara besar akan terjadi lagi setelah sebelumnya Trump ke China pada 2017.

Sementara itu, perusahaan China yang kena sanksi AS seperti Yushita Shanghai International Trade Co Ltd dan Hitex Insulation Ningbo Co Ltd.

Ada juga perusahaan lain yang berbasis di Hongkong, Dubai, hingga Iran.

Departemen Keuangan AS mengatakan, sanksi diberikan terhadap basis industri militer Iran untuk mencegah Teheran membangun kembali kapasitas produksinya.

Baca: Iran Mulai Pakai Jalur Darat untuk Tembus Blokade Laut AS, Kereta China Rutin Kirim Pasokan Barang

(Tribun-Video.com/Agung Tri Laksono)

https://www.fmprc.gov.cn/mfa_eng/xw/fyrbt/202605/t20260511_11908438.html

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Arifah Nur Shufiyatin
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved