Terkini Nasional
CURHATAN Badut Mojokerto yang Bunuh Mertua Tak Pernah Dihargai Istri Terpaksa Bawa Anak Bekerja
TRIBUN-VIDEO.COM - Sosok badut di Mojokerto tengah menuai simpati dari netizen di media sosial.
Pasalnya badut bernama Satuan alias Tuan (42) itu mengurai pengakuan sedih soal alasannya tega membunuh ibu mertua dan menganiaya sang istri.
Semua perbuatan keji itu dilakukan Tuan lantaran tak dihargai oleh mertua dan istrinya.
Hal itulah yang membuat Tuan nekat menghabisi nyawa ibu mertua, Siti Arofah (54) di kediamannya di Dusun Sumbertempur, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puti, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur pada Rabu (6/5/2026).
Sebelum membunuh mertua, Tuan terlebih dahulu menganiaya sang istri, Sri Wahyuni (35).
Beruntung Sri Wahyuni masih bisa terselamatkan.
Usai melakukan aksi kejamnya, Tuan dikabarkan sempat kabur.
Namun Tuan akhirnya berhasil diamankan pihak kepolisian.
Kepada penyidik, Tuan mengungkap alasannya tega menganiaya sang istri.
Tuan murka karena diselingkuhi sang istri.
Ia sakit hati dikhianati oleh Sri Wahyuni usai enam tahun menikah.
Diungkap Tuan, selama ini ia bekerja keras banting tulang mencari nafkah di jalanan.
Setiap hari Tuan bekerja sebagai badut jalanan dan juga berkeliling jualan mainan anak-anak hingga ke Surabaya.
Selama berkeliling jualan dan jadi badut, Tuan selalu membawa anaknya yang masih berusia 3,5 tahun.
"Istri saya selingkuh. Saya tahu sejak lama cuma saya ikuti alurnya aja. Dibiarin kok tambah gitu. Saya kan mangkelnya, (istri) enggak lihat saya kerja sama bawa anak kecil, hujan-hujan, panas-panas," ungkap Tuan.
Bukan tanpa alasan Tuan membawa anaknya untuk ikut mencari nafkah.
Baca: Tragedi Badut Gendong Berujung Kutukan! SPOILER Film Horor Penuh Dendam yang Bikin Merinding
Tuan bercerita bahwa istrinya ogah mengasuh anak mereka gara-gara uang yang diberikan Tuan katanya tidak cukup.
Sri Wahyuni kabarnya mau mengurus anaknya kalau suaminya memberikannya uang sesuai keinginannya.
"Di rumah enggak ada yang momong. Istri mau momong kalau semua dipenuhi," kata Tuan.
Sembari menahan tangis, Tuan pun menceritakan kesehariannya bekerja sembari membawa anak.
Tuan sebenarnya pun tak tega mengajak serta putranya keliling di jalanan.
Tapi karena tak ada pilihan, Tuan pun membawa anaknya saat bekerja karena tahu jika di rumah, pasti tidak akan diurus oleh ibunya.
"Sampai orang (nanya) 'ibunya ke mana?'. (Istri bilangnya mau momong kalau semua dipenuhi. Maksudnya uang belanja sendiri, uang sekolah sendiri, uang make up sendiri. Sedangkan saya kan penghasilannya enggak tentu," ucap Tuan.
"Istri saya moro tangan sering, soalnya istri saya itu mulut keluar pasti tangan keluar, kasar sama anak kecil," sambungnya.
Terkait perselingkuhan sang istri, Tuan mengaku sudah tahu sejak lama.
Alasan istrinya selingkuh diungkap Tuan adalah karena ia ingin kaya raya secara instan.
"Akhirnya (istri selingkuh) larinya ke yang beruang, maunya yang instan," kata Tuan.
Selain selingkuh dan kasar, Sri Wahyuni diakui Tuan juga punya banyak utang.
"Istri banyak utang di luar, sama rentenir. Satu minggu itu saya diberi rincian kurang lebih Rp3 juta (jumlah utangnya)," akui Tuan.
Baca: KILANG MINYAK PBF ENERGY DI AS DIHANTAM LEDAKAN DAHSYAT, Kobaran Api dan Asap Hitam Membubung Tinggi
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Curhatan Badut Mojokerto Pembunuh Mertua dan Penganiaya Istri, Ngaku Kerja Keras Tapi Tak Dihargai
Video Production: ahmadshalsamalkhaponda
Sumber: Tribunnews Bogor
TRIBUNNEWS UPDATE
Mantan Istri Andre Taulany Ogah Damai, Polisikan ART atas Dugaan Kasus Pelanggaran Data Pribadi
2 hari lalu
Live Tribunnews Update
Ibu Mertua Tewas di Tangan Menantu di Mojokerto, Pelaku Panik Tepergok KDRT Istri hingga Kritis
3 hari lalu
Live Tribunnews Update
Detik-detik Menantu Bunuh Ibu Mertua di Mojokerto saat Tepergok Aniaya Istri, Ditikam Pisau Dapur
3 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.