Senin, 11 Mei 2026

Berita Terkini

Dedi Mulyadi Minta Siswi SMKN 2 Garut Tak Trauma Rambut Dipotong Guru BK: Gak Boleh Sakit Hati

Sabtu, 9 Mei 2026 10:02 WIB
Tribunnews Bogor

Unduh aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk mendapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons curhatan sejumlah siswi SMKN 2 Garut yang mengaku trauma dan sakit hati seusai rambut mereka dipotong oleh guru BK dalam sebuah razia.

Menanggapi perasaan tersebut, pria yang akrab disapa KDM ini menyarankan para siswi agar tidak terlalu mengambil hati tindakan guru mereka.

Dedi Mulyadi meminta para siswi untuk tetap tegar dan tidak mudah mengucapkan kata trauma atas kejadian yang dialami di sekolah.

Baca: Mobil Maung Prabowo Curi Perhatian di KTT ke-48 ASEAN Filipina, Jadi Rebutan Selfie Warga

Ia bahkan menceritakan pengalamannya sendiri di masa sekolah yang pernah menerima tindakan fisik dari guru namun tetap tidak merasa trauma.

"Jangan ngomong trauma, biasa aja lah. Aku digaplok gak pernah trauma sama guru. Udah lah biasa aja, Kamu udah bisa senyum. Gak boleh sakit hati," ujar KDM saat menemui para siswi tersebut.

KDM berharap para siswi bisa segera melupakan kejadian tersebut dan kembali fokus belajar tanpa menyimpan dendam terhadap pihak sekolah.

Sebelumnya, aksi razia rambut di SMKN 2 Garut ini sempat menjadi sorotan setelah beberapa siswi merasa keberatan dengan cara pemotongan yang dilakukan oleh oknum guru BK.

(Tribun-Video.com/TribunnewsBogor.com)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Fransisca Ellen Kumala Sari
Sumber: Tribunnews Bogor

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved