Berita Terkini
Dedi Mulyadi Minta Siswi SMKN 2 Garut Tak Trauma Rambut Dipotong Guru BK: Gak Boleh Sakit Hati
Unduh aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk mendapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons curhatan sejumlah siswi SMKN 2 Garut yang mengaku trauma dan sakit hati seusai rambut mereka dipotong oleh guru BK dalam sebuah razia.
Menanggapi perasaan tersebut, pria yang akrab disapa KDM ini menyarankan para siswi agar tidak terlalu mengambil hati tindakan guru mereka.
Dedi Mulyadi meminta para siswi untuk tetap tegar dan tidak mudah mengucapkan kata trauma atas kejadian yang dialami di sekolah.
Baca: Mobil Maung Prabowo Curi Perhatian di KTT ke-48 ASEAN Filipina, Jadi Rebutan Selfie Warga
Ia bahkan menceritakan pengalamannya sendiri di masa sekolah yang pernah menerima tindakan fisik dari guru namun tetap tidak merasa trauma.
"Jangan ngomong trauma, biasa aja lah. Aku digaplok gak pernah trauma sama guru. Udah lah biasa aja, Kamu udah bisa senyum. Gak boleh sakit hati," ujar KDM saat menemui para siswi tersebut.
KDM berharap para siswi bisa segera melupakan kejadian tersebut dan kembali fokus belajar tanpa menyimpan dendam terhadap pihak sekolah.
Sebelumnya, aksi razia rambut di SMKN 2 Garut ini sempat menjadi sorotan setelah beberapa siswi merasa keberatan dengan cara pemotongan yang dilakukan oleh oknum guru BK.
(Tribun-Video.com/TribunnewsBogor.com)
Video Production: Fransisca Ellen Kumala Sari
Sumber: Tribunnews Bogor
Terkini Nasional
DEDI MULYADI & NI HYANG Jadi Daya Tarik saat Kirab Mahkota Binokasih Bogor, Warga Histeris
2 hari lalu
Terkini Nasional
JALAN BATUTULIS PADAT MERAYAP setelah Rombongan Kirab Mahkota Binokasih Lewat Semua
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.