Terkini Daerah
Pola Pelarian Kiai Cabul Ashari: Berpindah-pindah Kota, Datangi Makam Keramat dan Petilasan
TRIBUN-VIDEO.COM - Pelarian Ashari, pemimpin Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Kabupaten Pati, akhirnya terhenti di tangan kepolisian.
Tersangka kasus pencabulan ini diringkus setelah berpindah-pindah kota dan kerap menyambangi lokasi-lokasi keramat di berbagai wilayah.
Pengejaran dilakukan secara intensif karena yang bersangkutan tidak kooperatif terhadap proses hukum.
Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama, menjelaskan bahwa langkah pengejaran diambil setelah tersangka mangkir dari panggilan pemeriksaan.
Pihak kepolisian menduga kuat bahwa Ashari mencoba melarikan diri untuk menghindari tanggung jawab hukum.
"Karena yang bersangkutan tidak datang dan kami menduga akan melarikan diri, setelah kami cek memang keberadaannya sudah tidak ada di Pati," ujar Kompol Dika.
Setelah menyadari tersangka sudah meninggalkan wilayah Pati, tim penyidik mulai mempelajari pola perilaku dan kebiasaan Ashari.
Baca: Iran Tegas Peringatkan AS Tak Lakukan Agresi Lanjutan di Selat Hormuz Usai Balas Serangan Militer
Berdasarkan penelusuran, Ashari terdeteksi bergerak secara acak melintasi berbagai kota besar di Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Selama masa pelariannya, Ashari diketahui berpindah-pindah mulai dari Kudus, Bogor, Jakarta, Solo, hingga akhirnya ke Wonogiri.
Menariknya, tersangka memiliki pola khusus dalam pelariannya, yakni selalu menyempatkan diri mengunjungi tempat-tempat bernuansa spiritual.
Kompol Dika mengungkapkan bahwa tersangka sering mendatangi lokasi petilasan, pemandian, hingga pemakaman keramat.
Jejak-jejak di lokasi spiritual inilah yang kemudian menjadi petunjuk vital bagi kepolisian untuk mempersempit ruang geraknya.
"Setiap tempat yang didatangi, kami selalu mendapatkan petunjuk terkait ciri-ciri tersangka," ucap Kompol Dika.
"Sampai akhirnya kami mendapat informasi bahwa yang bersangkutan sempat bertemu dan mengobrol dengan seseorang," sambungnya.
Rute pelarian Ashari tergolong tidak terjadwal secara rapi.
Baca: Pengacara Korban Kiai Cabul di Pati Ngaku Ditawari Rp400 Juta dan Diintimidasi agar Kasus Ditutup
Ia cenderung bergerak secara spontan dan sering bertanya kepada warga setempat mengenai lokasi makam yang bisa diziarahi.
Di wilayah Jawa Barat, ia tercatat sempat beberapa kali bolak-balik ke area Sentul.
Ia juga terdeteksi sempat berada di kawasan Gunung Muria, Kudus.
Proses penangkapan dilakukan dengan dukungan dari Tim Resmob Jatanras Polda Jateng.
Kepala Tim Resmob Jatanras Polda Jateng, AKP Rio Adi Putra, menyatakan pihaknya mendapat instruksi untuk melakukan pengawalan di lapangan setelah tersangka terdeteksi berada di Purwantoro, Wonogiri.
Setelah memastikan posisi tersangka, tim melakukan pengawasan atau surveillance di lapangan.
Saat sedang bertugas, petugas berpapasan dengan seorang pria yang mencurigakan sedang mengendarai sepeda motor di jalan desa.
"Berawal dari kecurigaan tim di lapangan ada sepeda motor melintas," jelas AKP Rio.
Petugas kemudian memutuskan untuk membuntuti motor tersebut ke arah jalan setapak perbukitan.
Menyadari dirinya dibuntuti, tersangka justru memacu motornya dengan kecepatan tinggi.
Hal ini membuat kecurigaan polisi semakin kuat. Kejar-kejaran berakhir setelah Ashari terjebak di sebuah jalan buntu.
Meski sudah terpojok, Ashari masih mencoba mengelabui petugas dengan menunjukkan identitas palsu dan berusaha mencari celah untuk kabur kembali.
Namun, tim kepolisian tidak terkecoh karena sudah memegang foto asli tersangka.
"Yang bersangkutan akhirnya tidak bisa mengelak lagi dan mengaku," ungkap AKP Rio.
Saat ditangkap, Ashari diketahui sedang bersama seorang pria bernama Kuswandi.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik rute pelarian yang dipilih serta kemungkinan adanya pihak lain yang turut membantu menyembunyikan tersangka.
"Kami masih mempelajari apakah ada motif tertentu atau keterlibatan orang lain atas pelarian Ashari ini," pungkas Kompol Dika.
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Pelarian Kiai Cabul Asal Pati Berakhir di Wonogiri, Sempat Keliling Cari Makam Keramat dan Petilasan
#viraldimediasosial #medsos #regional #jateng #kiai #pati #pelecehanseksual #santri
Video Production: ahmadshalsamalkhaponda
Sumber: Tribunnews Bogor
Terkini Daerah
Pengakuan Santriwati Korban Kebejatan Kiai Cabul, Diperlakukan Tak Senonoh Dalih Obat Iri Dengki
2 hari lalu
Regional
Kiai Cabul Pati Ashari Tertangkap setelah Keliling Makam Keramat selama Pelarian
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.