Kamis, 14 Mei 2026

Terkini Nasional

Bos Taksi Malaysia yang Sebut Indonesia 'Pemuda Miskin' Minta Maaf, Dihujat Rakyat Indonesia

Rabu, 28 Agustus 2019 15:54 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Pernyataan bos Big Blue Taxi Services Datuk Shamsubahrin Ismail sempat menjadi viral karena mengatakan para pemuda Indonesia miskin.

Dikutip dari Malay Mail, Ismail akhirnya mengadakan konferensi pers hari ini untuk meminta maaf secara resmi terkait perkataanya.

Tokoh kontroversial di kancah transportasi publik di Malaysia tersebut mengatakan bahwa platform media sosialnya serta aplikasi WhatsApp-nya dibanjiri pesan dari orang Indonesia yang mengekspresikan kemarahan dan ketidakpuasan atas pernyataannya.

Shamsubahrin membenarkan pernyataannya yang pertama karena melihat tentang keadaan ekonomi Indonesia.

Ia mengatakan mendapat banyak pesan WhatsApp dari warga Indonesia yang kesal dengan pernyataannya.

"Saya mendapat banyak teks langsung ke ponsel saya dari orang Indonesia, dan juga pengendara Go-Jek. Saya juga termasuk dalam grup pengendara Go-Jek Indonesia (WhatsApp) nasional. Saya berada di grup Driver Grab Indonesia (WhatsApp) nasional," ujarnya.

Ia mengakui telah salah mengeluarkan pernyataan terkait kondisi ekonomi Indonesia.

"Saya meminta maaf atas kesalahan dalam pernyataan saya, menyebut Indonesia sebagai orang miskin, hanya berdasarkan laporan yang saya terima," katanya.

Sebelumnya, video bos Big Blue Taxi tersebut memicu kemarahan rakyat Indonesia setelah pernyataannya bahwa Malaysia adalah negara yang kaya, di mana para pemuda tidak miskin seperti rekan-rekan mereka di Indonesia.

"Jika di Indonesia anak muda mereka baik, mereka tidak akan pergi ke luar negeri untuk mencari pekerjaan. Go-Jek hanya untuk orang miskin seperti di Jakarta, Thailand, India, Kamboja," Shamsubahin terdengar mengatakan dalam klip video yang sekarang viral. (Tribun-Video.com/GPS)

TONTON JUGA:

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Tribun Video

Tags
   #Malaysia   #penghinaan   #miskin

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved