Jumat, 12 Juni 2026

Tribunnews Update

China Balik Lawan AS di Konflik Iran, Minta Perusahaan Tak Patuhi Sanksi AS terkait Teheran

Selasa, 5 Mei 2026 18:03 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kini ikut menyeret China ke dalam pusaran konflik di kawasan.

Alih-alih mengirim pasukan, China memilih langkah berbeda, yakni menggunakan kekuatan ekonomi dan perusahaannya untuk melawan tekanan dari AS.

Baca: Situasi Selat Hormuz Memanas! Donald Trump Malah Remehkan Konflik Iran: Saya Menyebutnya Perang Mini

Pemerintah China dilaporkan meminta perusahaan-perusahaan domestiknya untuk mengabaikan sanksi dari Amerika Serikat.

Langkah ini diambil seusai AS menjatuhkan sanksi pada sejumlah perusahaan kilang minyak China yang dituduh membeli minyak dari Iran.

Pengumuman ini disampaikan Kementerian Perdagangan China dalam pengumumannya pada Sabtu (2/5).

Baca: Arena Perang Hormuz! Drone dan Rudal Hantam Kapal, Amerika dan Iran Kini Saling Balas Serangan

Bagi China, sanksi tersebut dianggap tidak sah dan terlalu mencampuri urusan negara lain.

China juga menilai, sanksi itu secara ilegal membatasi perdagangan normal dengan negara ketiga dan melanggar norma internasional.

Sebab, kebijakan itu menghambat kerja sama perdagangan dengan negara lain.

Baca: Trump Hasut Korea Selatan Ikut Perang Lawan Iran seusai Kapal Kargonya Terbakar

Lantas, sebagai respons, China menyiapkan aturan hukum untuk melindungi perusahaan-perusahaannya.

Aturan ini bertujuan agar perusahaan China tidak dirugikan oleh kebijakan asing yang dianggap tidak adil.

Menurut, Kementerian Perdagangan China, langkah ini sangat penting demi melindungi kedaulatan nasional, keamanan, dan kepentingan pembangunan China. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di economictimes.indiatimes.com dengan judul Beijing meminta perusahaan-perusahaan China untuk mengabaikan sanksi AS terhadap kilang minyak

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved