Berita Terkini
Alasan Kemanusiaan, Trump Bakal Bantu Bebaskan Kapal yang Terjebak di Selat Hormuz
Unduh aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk mendapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan, pihaknya akan membantu membebaskan kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz.
Dalam unggahan di Truth Social miliknya pada Minggu (3/5/2026), ia berdalih pembebaskan kapal itu dilakukan atas dasar kemanusiaan. Trump menambahkan, upaya tersebut akan dimulai pada Senin (4/5/2026) pagi waktu setempat.
Menurutnya, keamanan dan keselamatan kapal menjadi prioritas utama. "Kami telah memberi tahu negara-negara ini bahwa kami akan memandu kapal-kapal mereka dengan aman keluar dari jalur perairan terlarang ini," tulis Trump, dikutip dari Jerusalem Post pada Senin (4/5/2026).
Baca: Korea Utara Murka Besar, Ancam AS seusai Dituduh Lakukan Kejahatan Siber demi Penghasilan Ilegal
Trump juga mengaku bahwa dirinya telah dihubungi sejumlah negara yang meminta bantuan untuk mengamankan jalur pelayaran di Selat Hormuz. Menurut laporan, sebagian besar kapal dalam kondisi kekurangan makanan.
Sebelumnya pada hari yang sama, Trump menolak proposal terbaru Iran dengan mengatakan bahwa hal itu tidak dapat diterima. Proposal itu berisi 14 poin untuk mengakhiri perang dalam waktu 30 hari.
Di antaranya menyerukan agar AS mencabut sanksi terhadap Iran, mengakhiri blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Kemudian menarik pasukan AS dari kawasan tersebut, dan menghentikan semua permusuhan, termasuk perang Israel di Lebanon.
"Itu tidak dapat diterima bagi saya. Saya sudah mempelajarinya, saya sudah mempelajari semuanya – itu tidak dapat diterima," kata Trump kepada stasiun penyiaran publik Kan.
(Tribun-Video.com/Jerusalem Post)
Video Production: Muhammad Arief Prasetyo
Sumber: Sumber Lain
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik Iran-AS: IRGC Kembali Serang Pangkalan AS di Kuwait-Bahrain, AS Cegat Kapal Davina
4 hari lalu
Tribunnews Update
Detik-detik Pasukan AS Cegat Kapal Tanker di Samudera Hindia, Diduga Angkut Minyak Mentah Iran
4 hari lalu
Tribunnews Update
Iran Balas Dendam, Luncurkan Rudal ke Pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain seusai Situs Radar Diserang
4 hari lalu
Tribunnews Update
Pertempuran Kembali Pecah, Pasukan AS Serang Situs Radar Pengawasan Iran di Pulau Goruk dan Qeshm
4 hari lalu
Berita Terkini
Iran Umumkan Serangan Balasan ke Pangkalan AS, Situasi Kawasan Selat Hormuz Makin Memanas
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.