Sisi Gelap Perlintasan KA Bulak Kapal Bekasi: Jaga Nyawa, Setor Preman
TRIBUN-VIDEO.COM - Di bawah terik siang di pinggiran Jakarta, kendaraan di Jalan Pahlawan, kawasan Bulak Kapal, Bekasi Timur, bergerak seperti nadi yang tak pernah benar-benar berhenti.
Suara klakson bersahutan, roda kendaraan saling menyerobot ruang sempit, sementara di satu titik tanpa palang, nyawa orang banyak bergantung pada tanda tangan tak tertulis para penjaga jalan.
Di perlintasan kereta api (KA) itu, tidak ada palang pintu, tidak ada sistem otomatis. Hanya warga yang berdiri di tepi rel, mengatur ritme lalu lintas saat kereta melintas.
Di balik fungsi keselamatan yang mereka jalankan, terselip pengakuan tentang pembagian hasil hingga setoran yang mengalir ke kelompok tertentu.
Pantauan Tribunnews.com pada Kamis (30/4/2026) pukul 10.00–13.30 WIB, menunjukkan arus kendaraan terus bergerak tanpa jeda.
Motor, mobil, hingga kendaraan berat bergantian melintasi titik sempit yang menjadi salah satu simpul tersibuk di Bekasi Timur.
Menjelang siang, antrean kendaraan dari arah Stasiun Bekasi Timur mulai mengular.
Di titik itu, tidak ada palang perlintasan sebagai pengaman utama. Warga sekitar mengambil alih fungsi pengaturan lalu lintas secara langsung—berdiri di antara suara mesin dan risiko yang tak terlihat.
Jaga Bergiliran dan Setoran ke Preman
Lebih dari 10 warga tampak berjaga di sejumlah titik perlintasan Bulak Kapal.
Di bawah terik yang memantul dari aspal, mereka bergantian memberi isyarat tangan, menghentikan kendaraan, dan sesekali berteriak ketika ada pengendara yang mencoba menerobos saat kereta mendekat.
Di balik aktivitas yang tampak spontan itu, terdapat pola kerja yang berjalan teratur.
Penjagaan dibagi bergiliran, sementara area kerja disebut terbagi berdasarkan penguasaan kelompok berbeda.
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Pedagang Kaki Lima di Bekasi Luka Berat usai Ditabrak Mobil SPPG, Sempat Koma sebelum Meninggal
Rabu, 13 Mei 2026
Berita Terkini
Mobil SPPG Hantam Deretan Lapak UMKM di Bekasi Timur, Dua Pedagang Dilaporkan Luka Serius
Selasa, 12 Mei 2026
Tribunnews Update
Polisi Ungkap Fakta, Taksi Green SM Picu Kecelakaan Kereta di Bekasi, Lewati Batas Waktu Perawatan
Jumat, 8 Mei 2026
Tribunnews Update
Update Kasus Kecelakaan KRL Bekasi Timur: Penyidik Polda Metro Jaya Periksa 39 Orang Saksi
Jumat, 8 Mei 2026
Viral News
Mesum, Sejoli Lakukan Asusila di Perlintasan Rel Kereta, Camat Jatinegara Buka Suara
Kamis, 7 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.