Minggu, 10 Mei 2026

Tribun Video Update

Hizbullah Matangkan Taktik Gerilya, Perwira Israel Peringatkan Meningkatnya Risiko terhadap Tentara

Sabtu, 2 Mei 2026 12:14 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Hizbullah diketahui telah mematangkan taktiknya dalam memerangi pasukan Israel di zona Lebanon Selatan.

Terkini, perwira Israel memperingatkan tentang meningkatnya risiko seiring dengan intensifikasi penggunaan taktik perang gerilya tersebut.

Mengutip Al Mayadeen pada (2/5), hal ini dilaporkan oleh sumber utama situs berita Israel "Walla".

Perlu diketahui, laporan media Israel itu menyebut bahwa kawasan tersebut berpotensi menjadi titik kerentanan baru.

Hal itu disebabkan oleh terbatasnya operasi harian yang berkelanjutan serta belum tercapainya kebebasan operasional penuh, meski upaya memperkuat “sabuk keamanan” terus dilakukan.

Lebih tepatnya, sumber utama melaporkan bahwa perwira militer Israel khawatir situasi di Lebanon Selatan semakin berisiko.

Tepat, seiring meningkatnya penggunaan taktik perang gerilya oleh Hizbullah.

Baca: Trump Sentil Netanyahu, Larang Serangan Tak Terarah ke Hizbullah agar Tak Merusak Citra Israel

Lantas, laporan juga menyebut bahwa perwira Israel menilai zona Lebanon Selatan berpotensi menjadi titik lemah.

Lantaran, kurangnya operasi harian berkelanjutan dan belum adanya kebebasan operasional penuh, meski upaya memperkuat “sabuk keamanan” terus dilakukan.

Seorang perwira senior Israel pun menyatakan bahwa militer kini fokus menghapus ancaman dalam kerangka pertahanan.

Sembari memperingatkan potensi penundaan di lapangan jika Hizbullah terus meningkatkan operasinya.

Perwira tersebut menambahkan bahwa Hizbullah mengandalkan taktik gerilya seperti drone.

Juga, tembakan tidak langsung, dan rudal anti-tank, menandakan konflik yang terus berkembang.

Laporan menyebut militer Israel tengah menyiapkan langkah lanjutan jika konflik di front Lebanon semakin meluas.

Baca: Israel Rilis Video Penampakan Terowongan Diduga Dibangun Hizbullah di Lebanon Selatan

Di satu sisi, Hizbullah terus menargetkan pasukan dan peralatan militer Israel di Lebanon sebagai respons atas dugaan pelanggaran besar terhadap gencatan senjata.

Di sisi lainnya, pasukan Israel terus menyerang wilayah Lebanon Selatan dan menghancurkan rumah-rumah di perbatasan.

Sambil berupaya membangun “garis kuning” yang mencakup lebih dari 55 kota.

Seorang perwira Israel juga mengakui militer belum memiliki solusi efektif menghadapi drone Hizbullah, dengan sistem yang ada dinilai belum memadai.

Ia menambahkan uji coba sistem pencegat baru oleh Angkatan Udara Israel dua pekan lalu juga belum memberikan hasil signifikan.

Sementara itu media Israel, termasuk Radio Angkatan Darat Israel dan Israel Hayom memberikan laporan terbaru.

Di mana, pejabat militer mengakui adanya keterlambatan dan keterbatasan dalam merespons serangan drone.

Mereka juga menyatakan belum ada solusi efektif untuk menghadapi drone peledak dan sistem udara berpemandu serat optik milik Hizbullah.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Al Mayadeen dengan judul Israeli officers warn of Hezbollah tactics in south Lebanon

#iran #israel #konfliktimurtengah #hizbullah #taktikperang #strategiperang #perangtimurtengah #idf #perwiraisrael

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Aura Dewi Arafuru
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #TRIBUN VIDEO UPDATE   #Hizbullah   #Israel   #gerilya

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved