Kamis, 30 April 2026

Tribun Video Update

Trump Minta Netanyahu Serang Hizbullah Lebih Tepat, Militer IDF Siap Gempur di Luar 'Garis Kuning'

Kamis, 30 April 2026 11:52 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden AS Donald Trump meminta Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyerang Hizbullah lebih tepat sasaran.

Sementara itu, militer Israel mengaku siap lontarkan gempuran di luar "garis kuning" di Lebanon Selatan.

Baca: Ratusan Drone Hizbullah Targetkan Pauskan Israel, Timbulkan Ancaman Signifikan di Lebanon Selatan

Mengutip Al Arabiya pada (30/4), pernyataan dari kedua pihak ini diutarakan dalam kesempatan terpisah pada Rabu (29/4/2026).

Perlu diketahui sebelumnya, Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyatakan bahwa AS tengah menyiapkan sistem bagi “unit-unit terverifikasi” di militer Lebanon untuk melawan Hizbullah.

Namun, ia juga mengakui bahwa kapasitas militer Lebanon saat ini masih terbatas.

Baca: Militer Israel Temukan Markas Bawah Tanah Hizbullah di Lebanon Selatan, Jaringan Luas Dihancurkan

Bahkan, Rubio juga menolak gagasan Israel membangun "zona penyangga" permanen di dalam Lebanon.

“Saya rasa Israel tidak menginginkannya selamanya… Israel akan mengatakan itu kepada Anda. Mereka tidak ingin berada di Lebanon secara permanen,” kata Rubio.

Lantas terkini, Presiden AS Donald Trump meminta Israel menyerang Hizbullah secara lebih tepat sasaran dan tidak menghancurkan gedung-gedung.

Baca: Rahasia Bawah Tanah Hizbullah Terungkap! IDF Rilis Rekaman Penampakan Terowongan di Lebanon Selatan

Lantaran, Trump mengklaim bahwa hal itu dinilai terlalu mengerikan serta dapat merusak citra Israel sendiri.

“Saya memberi tahu Netanyahu bahwa dia harus melakukannya dengan lebih terarah. Bukan merobohkan gedung-gedung. Dia tidak bisa melakukan itu. Itu terlalu mengerikan dan membuat Israel terlihat buruk,” kata Trump.

Trump juga menuding Iran dan Hizbullah sebagai penyebab kehancuran Lebanon, serta optimistis negara itu bisa bangkit.

Baca: Drone Hizbullah Hantam Ekskavator & Tewaskan Kontraktor Israel yang Sedang Robohkan Rumah di Lebanon

Secara terpisah, pejabat AS dengan tanpa disebutkan namanya menyebut Washington akan meningkatkan tekanan politik terhadap Hizbullah dan memperkuat kemampuan militer Lebanon dalam waktu cepat.

Sementara itu di satu sisi, Panglima Militer Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir bersumpah akan menyerang Hizbullah.

Khususnya, di daerah mulai dari utara Sungai Litani hingga zona di luar “Garis Kuning”.

“Setiap ancaman, di mana pun, terhadap komunitas atau pasukan kami – termasuk di luar Garis Kuning dan di utara Litani – akan dieliminasi,” kata Zamir, menurut pernyataan militer yang dikeluarkan setelah kunjungannya ke pasukan yang ditempatkan di dalam zona keamanan Israel yang baru dibentuk di Lebanon selatan.

Baca: Israel Gagal Menang di Front Gaza, Lebanon & Iran, Hamas-Hizbullah Masih Bisa Timbulkan Ancaman

Ia bahkan menyatakan militer telah mencapai tujuan utama di Lebanon Selatan dan kemungkinan akan mempertahankan posisi di sana.

Sembari menyebut kondisi di lapangan kini membuka jalan bagi proses politik dan negosiasi lanjutan.

Adapun, Eyal Zamir menyatakan bahwa misi yang diberikan oleh otoritas politik di Lebanon adalah mempertahankan garis pertahanan guna mencegah tembakan langsung ke masyarakat.

Di mana, menurutnya tujuan tersebut telah tercapai, meski ada kemungkinan pasukan akan tetap ditempatkan di garis pertahanan itu.

Baca: Israel Gagal Menang di Front Gaza, Lebanon & Iran, Hamas-Hizbullah Masih Bisa Timbulkan Ancaman

“Di Lebanon, misi yang diberikan kepada kami oleh eselon politik adalah untuk mempertahankan garis pertahanan yang mencegah tembakan langsung ke masyarakat. Kami telah mencapai hal ini... Ada kemungkinan kami akan diminta untuk tetap berada di garis pertahanan tersebut,” kata Zamir.

Sebagai informasi tambahan saja, Presiden Lebanon Joseph Aoun menegaskan Israel harus sepenuhnya mematuhi gencatan senjata sebelum negosiasi langsung dimulai, seraya menunggu AS menetapkan jadwal perundingan.

Di saat yang sama, Israel menyatakan telah menyerang sekitar 20 target militer Hizbullah di Lebanon Selatan. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Al Arabiya dengan judul Trump tells Netanyahu he must attack Hezbollah ‘more surgically’ dan Israel military chief visits south Lebanon, vows strikes beyond ‘yellow line’,

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Hadiyya QurrataAyyuun
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #TRIBUN VIDEO UPDATE   #Donald Trump   #perang   #IDF   #Israel   #Hizbullah   #Lebanon

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved