Kamis, 30 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Alasan UEA Keluar dari OPEC di Tengah Konflik Timur Tengah, Target Produksi 5 Juta Barel per Hari

Kamis, 30 April 2026 09:59 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Dilaporkan Uni Emirat Arab (UEA) memutuskan keluar dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) mulai Jumat (1/5/2026). 

Keputusan ini langsung mengguncang peta kekuatan pasar minyak global dan berpotensi melemahkan dominasi Arab Saudi.

Menteri Energi UEA Suhail Mohamed al-Mazrouei mengungkapkan alasan UEA keluar dari OPEC. 

Menurutnya, langkah ini dilakukan sebagai bagian dari visi strategis jangka panjang. 

Yakni, UEA ingin fokus pada kepentingan nasional dan meningkatkan kapasitas produksi secara mandiri. 

Negara itu menargetkan kapasitas produksi hingga 5 juta barel per hari pada 2027.

Sebagai informasi, ketegangan soal kuota produksi sudah lama membayangi hubungan UEA dengan OPEC.

Baca: Klaim Bisa Turunkan Harga Minyak! Trump Puji Langkah UEA Keluar dari OPEC: Saya Pikir Ini Bagus

Baca: Donald Trump Puji UEA Keluar dari OPEC, Klaim Bisa Turunkan Harga Minyak: Saya Pikir Ini Bagus

Diketahui, UEA beberapa kali menilai formula pembagian kuota produksi di OPEC tidak menguntungkan mereka.

Hal ini mengingat, Abu Dhabi telah menginvestasikan dana besar untuk meningkatkan kapasitas produksi minyaknya.

Bahkan, UEA sempat berselisih dengan Arab Saudi terkait kebijakan pemangkasan produksi minyak OPEC pada 2021. 

Terkini, di tengah ketidakpastian pasokan energi global dan konflik kawasan Timur Tengah, UEA memilih jalur independen di luar OPEC.

Namun, keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat UEA adalah produsen minyak terbesar keempat dalam organisasi itu. 

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di aljazeera.com dengan judul Apa itu OPEC dan OPEC+, dan mengapa UEA keluar?

#viory

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: valencia frida varendy
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved