Kamis, 30 April 2026

Berita Terkini

Respons Keras Trump soal Kanselir Jerman yang Sebut Iran Permalukan AS: Dia Tidak Tahu Apa-apa!

Rabu, 29 April 2026 17:41 WIB
Tribunnews.com

Unduh aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk mendapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan respons keras terhadap pernyataan Kanselir Jerman Friedrich Merz yang menyebut Iran telah mempermalukan AS akibat buntunya jalur diplomasi.

Melalui unggahan di platform Truth Social pada Rabu (29/4/2026), Trump mengecam Merz dan menyatakan bahwa Kanselir Jerman tersebut tidak memahami bahaya program nuklir Iran. Trump menegaskan bahwa jika Iran memiliki senjata nuklir, seluruh dunia akan menjadi sandera. Ia juga menyindir kondisi ekonomi Jerman yang dianggapnya tengah terpuruk.

Baca: Blokade AS di Timur Tengah Salah Sasaran, Kapal Oman Digeledah Marinir karena Dicurigai ke Iran

Sebelumnya, Kanselir Friedrich Merz dalam pernyataannya kepada mahasiswa di Marsberg menyebut bahwa pemerintahan Trump telah kalah di meja perundingan. Merz menilai kepemimpinan Iran, terutama Garda Revolusi, sangat mahir dalam bernegosiasi hingga membuat delegasi Amerika Serikat harus pulang dari Islamabad tanpa hasil apa pun.

Kritik Merz tersebut merujuk pada keputusan Trump yang membatalkan kunjungan negosiator AS ke Pakistan untuk pembicaraan tidak langsung dengan Iran. Putaran negosiasi sebelumnya yang dipimpin Wakil Presiden AS JD Vance juga berakhir buntu tanpa kemajuan signifikan.

Diketahui, Iran mengajukan proposal gencatan senjata yang berfokus pada pembukaan Selat Hormuz, namun menunda pembahasan mengenai isu nuklir dan rudal. Hal inilah yang memicu ketidaksenangan Trump karena ia menganggap jaminan nuklir adalah poin krusial yang tidak bisa ditawar.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Untung
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved