Rabu, 29 April 2026

Konflik Timur Tengah

Strategi Negosiasi Iran Dianggap Cemerlang, Kanselir Jerman: AS Dipermalukan Teheran

Selasa, 28 April 2026 21:20 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kanselir Jerman Friedrich Merz menyoroti proses negosiasi Amerika Serikat (AS) dengan Iran yang masih belum menemui kejelasan.

Pembatalan kunjungan delegasi AS ke Islamabad untuk pembicaraan tidak langsung dengan pihak Iran disebut Jerman sebagai kekalahan Washington.

Merz menilai AS sedang “dipermalukan” oleh kepemimpinan Iran dalam proses negosiasi internasional.

Dilansir dari Tribunnews yang diberitakan laporan The Guardian, Merz menyebut bahwa pemerintahan Donald Trump kalah dalam perundingan dengan Teheran,  Selasa (28/4).

Berbicara di Marsberg pada Senin (27/4/2026), Merz menegaskan bahwa pihak Trump justru berada dalam posisi tertekan.

Baca: Tepi Barat Memanas, Pemukim Israel Bakar Sejumlah Bangunan hingga Fasilitas Medis

Baca: KA Argo Bromo Tabrak KRL, Pengamat: Direktur Sarana & Prasarana KAI Harus Dipisah | ON FOCUS

Merz menilai kondisi tersebut memperdalam ketegangan hubungan transatlantik antara AS dan sekutu NATO.

Ia menilai Iran sangat terampil dalam strategi negosiasi sehingga membuat pembicaraan tidak menghasilkan kesepakatan.

Menutup pernyataannya Merz memiliki harapan pada kelanjutan negosiasi AS-Iran.

Ia berharap agar situasi konflik dan kebuntuan diplomatik tersebut segera berakhir.

Sebelumnya, diketahui putaran negosiasi di Islamabad yang dipimpin Wakil Presiden AS JD Vance juga berakhir tanpa kemajuan.

Sementara itu, Presiden Donald Trump sebelumnya mengklaim posisi AS lebih kuat dalam negosiasi dengan Iran.

“Kita memiliki semua kartu. Jika Teheran ingin berbicara, mereka dapat datang kepada kita atau menghubungi kita,” kata Trump kepada Fox News.(*)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kanselir Jerman: Trump Dipermalukan di Meja Perundingan, Iran Pandai Bernegosiasi

#Teheran #Kanselir Jerman #perundingan #Negosiasi

Editor: winda rahmawati
Video Production: Untung
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #negosiasi   #Iran   #kanselir jerman   #Amerika Serikat   #Teheran

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved