Rabu, 29 April 2026

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

AKSI Pria Botak Protes ke Petugas KAI seusai Laka KA Bekasi, Ternyata Loncat dari KRL Demi Selamat

Selasa, 28 April 2026 21:23 WIB
TribunJakarta

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang pria berkepala botak memarahi petugas, sesaat setelah kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL Commuterline di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Video yang merekam momen tersebut viral di media sosial.

Pria botak itu dengan nada tinggi mempertanyakan mengapa kecelakaan maut itu bisa sampai terjadi.

"Kenapa bisa kecelakaan?" katanya.

Meski di tengah suasa yang mencekam, petugas dengan sabar memberikan penjelasan kepada pria tersebut.

Petugas mengatakan ada mobil taksi listrik yang tertemper KRL pada jalur atau rel ke arah Jakarta.

Taksi itu tertemper KRL karena melintang di atas rel.

Akibat insiden kecelakaan yang pertama, KRL menuju ke Cikarang tertahan dan berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

Baca: Daftar Lengkap 15 Korban Meninggal Kecelakaan KA Argo Bromo Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

KRL kedua tersebut berada di jalur yang sama dengan KA Argo Bromo Anggrek, sehingga terjadi kecelakaan.

Ramai menjadi bulan-bulanan netizen yang merasa kesal dengan tindakannya memarahi petugas di suasana genting, pria tersebut memberikan klarifikasi.

Ia mengaku merupakan penumpang KRL yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek.

Pria itu menyebut naik di gerebong 3, dari Stasiun Senen dengan tujuan Stasiun Tambun.

Sesampainya di Stasiun Bekasi Timur, ia mengaku mendengar pengumuman perjalanan kereta tertahan karena ada mobil yang terserempet.

"Ada informasi dari dalam KRL, kereta gak bisa berangkat karena ada mobil yang keseret, jadi mau dievakuasi di stasiun sini," kata pria itu, dikutip TribunJakarta dari Instagram Jabodetabek24info, pada Selasa (28/4/2026).

Di dalam KRL, pria itu mengaku mendengar suara klakson KA Argo Bromo Anggrek dari kejauhan dan berkali-kali.

Ia akhirnya memutuskan meloncat keluar dari gerebong KRL.

Benar saja selang beberapa detik kemudian, KA Argo Bromo menabrak KRL dengan sangat kencang.

Baca: Evakuasi Unit KRL yang Kecelakaan di Bekasi Masih Berlanjut, KAI Targetkan Selesai Sesegera Mungkin

"Anehnya yang di stasiun sini gak dikasih info suruh nahan dari kereta yang arah Jawa," kata pria itu

"Akhirnya kereta yang arah Jawa, klakson terus dari jarak jauh, enggak berhenti-henti klakson,"

"Saya nengok, terus saya lompat, saya digerobong 3," tambahnya

Berkat keputusannya melompat dari gerebong, pria itu bisa selamat.

"Alhamdulillah saya masih dikasih selamat," ucapnya.

Ia lalu menilai seharusnya kala itu pihak Stasiun Bekasi Timur atau PT KAI meminta penumpang KRL untuk turun.

Menurutnya jika hal tersebut dilakukan, banyak nyawa yang bisa diselamatkan.

"Harusnya ngasih info, penumpang suruh turun dulu, kan KRL berhentinya lama," katanya.

"Kalau suruh keluar dulu, saya rasa banyak nyawa yang bisa selamat," imbuhnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Pengakuan Pria Botak yang Viral Marahi Petugas, Loncat dari KRL Dengar KA Argo Klakson Berkali-kali

# AKSI # Pria Botak # Protes # KA Bekasi # Loncat # KRL # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: ahmadshalsamalkhaponda
Sumber: TribunJakarta

Tags
   #Aksi   #Pria Botak   #Petugas KAI   #Loncat   #KRL

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved