Mancanegara
TEGANG! IRAN TUNTUT JAMINAN AS-Israel Tak Serang Lagi, Dunia Diingatkan
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Iran, melalui Duta Besar untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Amir Saeid Iravani, menegaskan dalam sesi Dewan Keamanan PBB pada Senin, 27 April 2026, bahwa stabilitas di kawasan Teluk hanya dapat terwujud jika terdapat jaminan kredibel yang memastikan Amerika Serikat dan Israel tidak akan lagi melakukan serangan di masa mendatang.
Iravani menekankan bahwa keamanan permanen di kawasan tersebut memerlukan penghentian total atas agresi yang selama ini berlangsung serta penghormatan penuh terhadap kedaulatan dan kepentingan sah Iran.
Dalam pernyataannya, Iravani melayangkan kritik tajam terhadap negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB karena dianggap hanya memfokuskan kecaman pada langkah Iran di Selat Hormuz, namun mengabaikan blokade laut yang diberlakukan Amerika Serikat.
Baca: Upaya AS Cekik Ekonomi Teheran Gagal, Iran Loloskan Jutaan Barel Minyak di Selat Hormuz
Baca: Di Tengah Blokade AS, Kapal Mewah Milik Miliarder Rusia Berhasil Melintas Selat Hormuz
Ia secara terbuka melabeli tindakan AS sebagai bentuk terorisme dan pembajakan karena telah menyita kapal-kapal komersial serta menyandera awak kapal tanpa dasar hukum yang jelas.
Menurut Iravani, ketegangan maritim yang terjadi saat ini merupakan konsekuensi langsung dari agresi militer skala besar yang tidak beralasan, yang dimulai sejak 28 Februari lalu oleh aliansi AS-Israel, yang dianggapnya telah melanggar Piagam PBB.
(*)
# TEGANG # IRAN # JAMINAN # Israel #
Video Production: Lulu Adzizah F
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Di Sidang PBB, Iran Sebut AS seperti Bajak Laut dan Teroris karena Menyita Kapal-kapal terkait Iran
23 jam lalu
Berita Terkini
Upaya AS Cekik Ekonomi Teheran Gagal, Iran Loloskan Jutaan Barel Minyak di Selat Hormuz
23 jam lalu
Berita Terkini
Pemukim Israel Serbu Tepi Barat, Bakar Rumah hingga Ruang Gawat Darurat di Desa Jalud
23 jam lalu
Berita Terkini
Harapan Damai Pupus? Donald Trump Tolak Proposal Terbaru Iran untuk Akhiri Perang
23 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.