Berita Terkini
Harapan Damai Pupus? Donald Trump Tolak Proposal Terbaru Iran untuk Akhiri Perang
Unduh aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk mendapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi menolak proposal terbaru yang diajukan oleh Iran terkait penyelesaian konflik di Selat Hormuz dan penghentian perang.
Dalam rapat di Situation Room Gedung Putih pada Senin (27/4/2026), Trump menyatakan ketidakpuasannya terhadap rencana tersebut. Penolakan ini didasari karena proposal Teheran gagal mencakup jaminan krusial mengenai program nuklir Iran.
Baca: Perusahaan Green SM Tuai Sorotan Publik usai Terlibat Laka Maut KAJJ & KRL di Stasiun Bekasi Timur
Pihak Iran sebenarnya menawarkan pembukaan kembali Selat Hormuz dan pengakhiran blokade laut sebagai langkah awal. Namun, mereka secara eksplisit menunda pembahasan mengenai program nuklir ke tahap negosiasi selanjutnya, yang kemudian memicu penolakan keras dari Washington.
Pemerintahan Trump menegaskan bahwa program nuklir Iran adalah "garis merah" yang tidak bisa ditawar. Amerika Serikat enggan berkompromi pada masalah keamanan fundamental hanya demi memulihkan akses maritim jika harus mengabaikan tujuan utama mencegah Iran memiliki senjata atom.
Selain itu, terdapat kekhawatiran di lingkaran internal pemerintahan AS bahwa menerima urutan negosiasi versi Iran akan melemahkan posisi tawar Amerika secara signifikan dan dianggap sebagai kemenangan bagi Teheran.
(Tribun-Video.com/Kompas.com)
Video Production: Megan FebryWibowo
Sumber: Kompas.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata 60 Hari, Iran dan AS Tunggu Persetujuan dari Presiden Trump
6 hari lalu
LIVE UPDATE
Gencatan Senjata Iran dan AS Bakal Diperpanjang 60 Hari, Kesepakatan Tunggu Persetujuan Trump
6 hari lalu
Tribunnews Update
Batal Disembelih di Hari Idul Adha, Kerbau Albino Mirip Donald Trump Dikirim ke Kebun Binatang
6 hari lalu
Tribunnews Update
Iran Percaya Diri Pamer Taring Baru, Klaim Berhasil Serang Drone Reaper MQ-9 Milik Amerika Serikat
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.