Tribunnews Update
China Tak Terima Perusahaannya Disanksi AS Buntut Dugaan Beli Minyak Iran: Tak Punya Dasar Hukum
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - China mengkritik sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) terhadap perusahaan-perusahaan Beijing.
Sanksi tersebut berhubungan dengan perdagangan minyak Iran.
Dalam konferensi pers pada Senin (27/4/2026), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian menyampaikan sikap.
Menurutnya, sanksi AS tidak memiliki dasar hukum internasional.
Baca: KA Jarak Jauh Hantam KRL di Bekasi Timur, Penumpang Terjepit dan Gerbong Wanita Rusak Parah
"China selalu menentang sanksi sepihak yang tidak memiliki dasar dalam hukum internasional," kata Jian.
Ia pun mendesak Washington untuk menghentikan praktik keliru penyalahgunaan sanksi dan penerapan yurisdiksi jarak jauh.
China menegaskan bakal terus melindungi hak dan kepentingan perusahaan negaranya.
Sebelumnya pada Jumat (24/4/2026), Departemen Keuangan AS mengumumkan sanksi baru terkait Iran.
Baca: Rocky Gerung Beri Salam Komando Bareng Seskab Teddy saat Hadir di Istana Negara
Sanksi tersebut menargetkan perusahaan China, Hengli Petrochemical (Dalian) Refinery Co yang memungkinkan penghentian transaksi.
Perusahaan tersebut merupakan kilang minyak independen terbesar kedua di China.
AS menuduh perusahaan tersebut membeli minyak Iran senilai miliaran dolar yang diterima melalui kapal armada bayangan.
Hengli telah membantah tuduhan tersebut, dengan mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah terlibat dalam perdagangan apa pun dengan Iran.
Baca: Respons China soal Penembakan di Jamuan Makan Malam Trump: Kami Mengutuk Tindakan Kekerasan
Pihaknya pun menilai sanksi yang diberikan AS tidak memiliki dasar faktual maupun hukum.
"Semua pemasok minyak mentahnya telah menjamin secara tegas bahwa asal-usul minyak mentah yang dipasok tidak termasuk dalam cakupan sanksi AS," demikian bunyi pernyataan Hengli.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Anadolu Agency dengan judul, China menolak sanksi AS terhadap perusahaan-perusahaan, dan berjanji untuk melindungi kepentingan perusahaan
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Muhammad TaufiqRahman
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: AS Borong Ribuan Rudal Patriot, Menlu Iran Datangi Rusia dan Kritik AS
10 jam lalu
Tribunnews Update
Respons China soal Penembakan di Jamuan Makan Malam Trump: Kami Mengutuk Tindakan Kekerasan
10 jam lalu
Tribunnews Update
Proposal Baru Iran ke AS, Tawarkan Buka Selat Hormuz dengan Satu Syarat, Dikirim Lewat Pakistan
10 jam lalu
Tribunnews Update
Jerman Ejek Trump: AS Dipermalukan Iran, Tak Punya Strategi Perang tapi Teheran Lebih Tangguh
11 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.