Minggu, 26 April 2026

Berita Terkini

Kesiapan Perang AS Dipertanyakan seusai Konflik dengan Iran, Ribuan Rudal Tomahawk Telah Digunakan

Sabtu, 25 April 2026 17:19 WIB
Tribunnews.com

Unduh aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk mendapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM - Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Donald Trump dikabarkan menghadapi tekanan keuangan dan keterbatasan amunisi yang signifikan setelah berkonflik dengan Iran.

AS disebut mengeluarkan biaya mencapai hingga 35 miliar dolar selama 38 hari berkonflik dengan Iran sebelum gencatan senjata diberlakukan. Berdasarkan data internal Pentagon dan laporan New York Times pada Sabtu (25/4/2026), militer AS menghabiskan sekitar 1.100 rudal JASSM-ER dengan nilai sekitar 1,1 juta dolar AS per unit. Stok rudal jarak jauh AS kini dilaporkan turun drastis menjadi sekitar 1.500 unit.

Baca: CCTV RS Ungkap Detik-detik Perawat di Iran Selamatkan Tiga Bayi saat AS Mengebom Ibu Kota Teheran

Selain itu, lebih dari 1.000 rudal jelajah Tomahawk dan 1.200 rudal Patriot juga telah digunakan dalam operasi militer. Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap ketersediaan persenjataan strategis untuk konflik besar di masa depan, terutama di kawasan Pasifik. Laporan dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) memperkirakan stok Tomahawk yang tersisa hanya sekitar 3.000 unit.

Analis pertahanan menyebut bahwa beberapa jenis amunisi penting AS sudah berada pada tingkat rendah bahkan sebelum konflik dengan Iran dimulai. Untuk menjaga operasi tetap berjalan, Pentagon dikabarkan mulai mengalihkan persenjataan dan personel dari komando di Eropa serta Asia, yang memicu kekhawatiran terhadap kesiapan militer di wilayah lain.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Elvera Kumalasari
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved