Sabtu, 25 April 2026

Mancanegara

Detik-detik Kapal Tanker Diduga Bawa Minyak dari Iran Digerebek Pasukan AS di Samudra Hindia

Jumat, 24 April 2026 20:42 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM - Departemen Perang AS pada hari Kamis melaporkan adanya 'penggeledahan berdasarkan hak kunjungan' pada M/T Majestic X, sebuah kapal yang dikenai sanksi dan diduga terkait dengan penyelundupan minyak mentah Iran.

Rekaman yang dirilis oleh AS menunjukkan sekelompok tentara turun ke kapal tanker dari helikopter sebelum berjalan mengelilingi kapal tersebut.

“Semalam, pasukan AS melakukan pencegahan maritim dan pemeriksaan kapal tanpa kewarganegaraan yang dikenai sanksi, M/T Majestic X, yang mengangkut minyak dari Iran, di Samudra Hindia dalam wilayah tanggung jawab INDOPACOM (Komando Indo-Pasifik Amerika Serikat),” demikian bunyi unggahan Departemen Perang AS tentang X.

Meskipun kapal tersebut digambarkan sebagai 'tanpa kewarganegaraan', diyakini bahwa kapal tersebut berlayar di bawah bendera Guyana pada bulan April 2026.

INDOPACOM mengawasi operasi di Samudra Hindia dan Pasifik, sedangkan Komando Pusat Amerika Serikat bertanggung jawab atas Selat Hormuz.

Baca: Detik-detik Reza Pahlavi, Putra Mahkota Iran Disiram Cairan Merah di Berlin, Ada Apa?

Hal ini terjadi setelah pasukan AS melakukan 'pencegahan dan penggeledahan maritim berdasarkan hak kunjungan' serupa pada hari Selasa di kapal tanker M/T Tifani, yang juga dikenai sanksi karena dicurigai melakukan aktivitas ilegal Iran.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi tekanan Washington yang lebih luas, yang disebut Operasi 'Economic Fury', nama kampanye untuk blokade maritim dan penegakan sanksi yang saat ini berlaku, yang bekerja bersamaan dengan Operasi Epic Fury, kampanye serangan yang dipimpin AS terhadap Iran sejak Februari.

Ketidakpastian menyelimuti putaran kedua negosiasi antara AS dan Iran di Islamabad, karena Teheran belum mengkonfirmasi partisipasinya.

Baca: Strategi Rahasia Iran! 34 Tanker Hantu Terobos Blokade AS & Angkut 10,7 Juta Barel Minyak

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmail Baqaei mengatakan 'belum ada keputusan final' yang dibuat, dengan alasan "pesan yang kontradiktif dan perilaku yang bertentangan dari pihak Amerika."

Presiden AS Donald Trump kemudian mengatakan gencatan senjata akan diperpanjang, sambil menegaskan bahwa blokade angkatan laut terhadap pelabuhan Iran akan tetap berlaku "sampai para pemimpin Iran mengajukan proposal terpadu dalam pembicaraan."

Putaran pertama pembicaraan, yang diadakan pada 11 April, berakhir tanpa kesepakatan.

Upaya diplomatik ini menyusul gencatan senjata bersyarat selama dua minggu yang dicapai pada 8 April, setelah berminggu-minggu terjadi eskalasi yang dipicu oleh operasi militer gabungan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

(*)

Artikel ini telah tayang di Viory.video dengan judul High-seas interception - US military board new sanctioned vessel amid Iran talks uncertainty

# amerika serikat # samudra hindia # kapal tanker # iran

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Elvera Kumalasari
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved