TRIBUN VIDEO UPDATE
Perlawanan Lontarkan Beberapa Roket ke Israel, Pasukan IDF Juga Jadi Sasaran Tembakan Jarak Dekat
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Perlawanan melontarkan beberapa roket ke wilayah Israel pada Kamis (23/4/2026) malam waktu setempat.
Bahkan, pasukan IDF juga menjadi sasaran tembakan Perlawanan dari jarak dekat.
Mengutip Al Mayadeen pada (24/4), hal ini diumumkan oleh Kelompok Perlawanan Islam di Lebanon, Hizbullah dalam pernyataan resmi mereka.
Lebih tepatnya dilaporkan bahwa Hizbullah melancarkan serangan roket yang menghujani pemukiman Shtula pada pukul 22.15 waktu setempat.
Serangan itu juga menargetkan pasukan Israel di selatan.
Dalam perkembangan yang sama, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) juga dilaporkan menjadi sasaran tembakan jarak dekat dalam sejumlah kontak langsung di garis depan.
Baca: IRGC Rilis Video Ungkap Penyitaan Kapal di Hormuz, Iran Tegaskan Sikap Keras atas Keamanan Maritim
Insiden ini menunjukkan meningkatnya intensitas konfrontasi di lapangan.
Tidak hanya melalui serangan jarak jauh, tetapi juga pertempuran jarak dekat.
Termasuk, menembaki kerumunan IDF dan kendaraan di dekat Sekolah Jamil Bazzi di kota Bint Jbeil.
Bahkan, Hizbullah juga menargetkan buldoser militer, pasukan lainnya, dan kendaraan di beberapa lokasi lain.
Serta menembak jatuh drone musuh di atas langit Mansouri.
Adapun, aksi ini dilakukan sebagai balasan atas serangan dan penghancuran rumah di sejumlah kota Lebanon yang dinilai melanggar gencatan senjata.
Sementara itu di satu sisi, militer Israel menyatakan bahwa 45 tentaranya mengalami luka-luka di Lebanon selatan dalam kurun 48 jam terakhir.
Mencerminkan tingginya intensitas bentrokan dengan kelompok perlawanan.
Berdasarkan data resmi, total prajurit yang terluka sejak eskalasi pada (2/3) mencapai 735 orang.
Di mana, dengan 44 di antaranya dalam kondisi kritis dan sekitar 100 mengalami luka sedang.
Angka tersebut menjadi gambaran terbaru meningkatnya kerugian di pihak Israel selama operasi yang terus berlangsung di front Lebanon.
Baca: Israel Alami Kegagalan di Medan Perang dan Kerentanan di Benteng Utama: Gencatan Untungkan Hizbullah
Namun, Israel kerap disebut membatasi informasi terkait korban, sehingga jumlah sebenarnya diduga lebih besar dari yang dipublikasikan.
Sebagai informasi tambahan, sumber lapangan menyebutkan bahwa bentrokan terjadi di beberapa titik strategis, dengan kedua pihak saling melancarkan serangan.
Situasi ini mempertegas bahwa meskipun ada upaya gencatan senjata, eskalasi konflik masih terus berlanjut dan berpotensi meluas.
Lantas di sisi Lebanon, tiga orang tewas dan beberapa lainnya, termasuk seorang anak, terluka akibat serangan Israel di Lebanon selatan meski gencatan senjata berlaku.
Serangan udara, artileri, dan drone yang juga menargetkan kendaraan sipil ini dinilai sebagai bagian dari pelanggaran gencatan senjata yang terus berlanjut.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Al Mayadeen dengan judul Resistance strikes Shtula, targets IOF in Bint Jbeil
Program: Tribun Video Update
Host: Yessy Arisanti Wienata
Editor Video: Hadiyya Qurrata
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
#viory #hizbullahvsisrael #rokethizbullah #tembakanjarakdekat #idf #seranganhizbullah #konfliklebanon #perangisrael #beritaisrael #konfliktimurtengah #geopolitik #perangterbaru #konflikglobal
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Hadiyya QurrataAyyuun
Sumber: Tribunnews.com
Tribun Video Update
Gelombang Serangan Roket & Drone Ababil Hizbullah Diluncurkan & Hancurkan Ranpur hingga Vital Israel
Selasa, 26 Mei 2026
Tribun Video Update
Markas Besar Brigade Ke-300 Israel hingga Beberapa Barak Militer Dihantam Drone Ababil Hizbullah
Selasa, 26 Mei 2026
Mancanegara
Hubungan Trump dan Netanyahu Memanas, PM Israel Dikabarkan Didepak dari Negosiasi Iran
Selasa, 26 Mei 2026
Tribunnews Update
Netanyahu Blak-blakan Trabas Gencatan, Perintahkan IDF Uji Kekuatan Gempur Hizbullah Habis-habisan
Selasa, 26 Mei 2026
Tribunnews Update
PM Netanyahu Terpojok! Rencana Besar Israel Bisa Kalang Kabut jika AS Berdamai dengan Iran
Selasa, 26 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.