Jumat, 24 April 2026

Mancanegara

Jenderal Tertinggi Amerika Serikat Berhasil Gagalkan Ambisi Trump Nuklir Iran

Kamis, 23 April 2026 18:33 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden AS Donald Trump disebut ingin menggunakan kode nuklir terhadap Iran.

Namun keinginan itu dicegat oleh jenderal tertinggi AS.

Bahkan hal itu memicu pertenggaran hebat antara Trump dan jenderal tersebut.

Perlu diketahui kode nuklir AS kerap disebut Gold Codes atau 'biscuit'.

Adapun ini merupakan kdoe otoritas yang dibawa Presiden AS untuk mengindentifikasi diri dan memerintahkan peluncuran senjata nuklir.

Kode ini wajib dipakai guna memverifikasi identitas sebagai Presiden sebagai Panglima Tertinggi kepada Pusat komando Militer Nasional.

Kode ini digunakan sebelum serangan nuklir dapat dilaksanakan.

Baca: Gedung Putih Bantah Keras Trump Gunakan Kode Nuklir saat Rapat dengan Iran, Klaim Isu Tidak Benar

Baca: Haru! Calon Siswa Sekolah Rakyat Menangis di Pelukan Seskab Teddy, Pengamen & Ayah Meninggal


Sementara mantan perwira CIA Larry Johnson menuduh Trump ingin menggunakan kode nuklir terhadap Iran selama pertemuan darurat di Gedung Putih.

Namun keinginan itu dihentikan oleh Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine.

Bahkan Johnson menyebut keduanya bertengkar hebat.

Caine berkata tidak kepada Trump, lantaran ia memiliki hak istimewa sebagai kepala militer.

Di satu sisi, keinginan Trump terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran atas perilaku Presiden AS yang tidak dapat diprediksi.

Terlebih banyak anggota parlemen menyuarakan keraguan tentang kondisi mental Trump.

(*)

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Ilham Bintang Anugerah
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Amerika   #Trump   #Iran   #nuklir

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved