Senin, 8 Juni 2026

Polisi Uji Lab Potongan Video Ceramah JK terkait Laporan Ade Armando-Permadi Arya

Kamis, 23 April 2026 16:42 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM — Polda Metro Jaya masih menyelidiki laporan terhadap Ade Armando dan Permadi Arya terkait dugaan penghasutan dan provokasi terhadap Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan penyidik tengah menguji barang bukti, termasuk potongan video ceramah JK yang beredar di media sosial.

“Barang bukti pasti akan dianalisa dan diuji,” ujar Budi, Kamis (23/4/2026).

Menurut dia, uji terhadap video tersebut dilakukan melalui laboratorium digital forensik Polri yang tersertifikasi, guna memastikan keaslian dan konteks isi ceramah.

Laporan terhadap Ade Armando dan Abu Janda dilayangkan Aliansi Profesi Advokat Maluku.

Keduanya diduga sebagai pihak yang memotong video ceramah JK, saat menjadi penceramah di Masjid UGM pada 5 Maret 2026.

Potongan video itu kemudian memicu polemik.

JK bahkan dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama oleh sejumlah organisasi, termasuk Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) dan Pemuda Katolik serta sejumlah organisasi kemasyarakatan, pada 12 April 2026.

Dalam ceramah tersebut, JK membahas konflik di Poso dan Ambon, termasuk penggunaan istilah “mati syahid” oleh pihak-pihak yang bertikai. Pernyataan itu kemudian dituding menyinggung ajaran Kekristenan.

Saat ini, penyidik masih menyiapkan administrasi penyelidikan serta akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi.

“Menyiapkan mindik, meminta keterangan pelapor, saksi, dan barang bukti,” kata Budi.

Saksikan LIVE UPDATE selengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!

Editor: Srihandriatmo Malau
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved