Mancanegara
Xi Jinping Akhirnya Bicara soal Konflik AS-Iran, Minta Selat Hormuz Segera Dibuka
TRIBUN-VIDEO.COM - Untuk pertama kalinya, Presiden China Xi Jinping merespons konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Ia meminta agar blokade Selat Hormuz segera dibuka.
Xi Jinping menyerukan agar AS dan Iran segera melakukan gencatan senjata.
Ia menekankan pentingnya solusi-solusi untuk menyelesaikan konflik yang semakin memanas di kawasan Timur Tengah.
Hal ini disampaikan dalam percakapan dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.
Xi menekankan bahwa Selat Hormuz harus tetap terbuka untuk jalur perdagangan internasional.
Tiongkok juga mendukung semua upaya yang dapat memulihkan perdamaian.
Baca: Trump Kebobolan! Puluhan Kapal Bayangan Iran Sukses Tembus Blokade Amerika di Selat Hormuz
Ia juga mendorong penyelesaian konflik melalui jalur politik dan dialog.
Seruan ini menjadi yang pertama dari Xi terkait pembukaan kembali Selat Hormuz sejak konflik memanas pada akhir Februari lalu.
Pernyataan muncul saat Pakistan tengah bersiap menjadi tuan rumah perundingan baru antara AS dan Iran.
Namun, situasi masih tegang menjelang berakhirnya gencatan senjata dua minggu pada (22/4/2026).
Iran menuduh AS melanggar kesepakatan, setelah kapal perangnya menembaki kargo Teheran di dekat Selat Hormuz.
(Tribun-Video.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Xi Jinping Mulai Bicara soal Selat Hormuz, Minta Blokade Harus Dibuka
# xi jinping # Amerika Serikat # iran # Selat Hormuz
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Kompas.com
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Rusia-China Siagakan Nuklir, IRGC Pencet Tombol Serangan Habis-habisan
4 jam lalu
Tribunnews Update
IRGC Tunjuk Komandan Baru Jadi Sosok Menakutkan bagi AS & Israel, Penggagas Paham 'Matilah Amerika'
4 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Trump Klaim Sulit Ambil Uranium Iran, Sebut Proses Panjang Meski Fasilitas Nuklir Telah Dihancurkan
4 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.