Rabu, 22 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

AS Diminta Tak Macam macam dengan China, Kapal Perang Bisa Musnah dalam Sekejap dan Diyakini Kalah

Selasa, 21 April 2026 17:25 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Belarusia Alexander Lukashenko menyarankan Amerika Serikat agar tidak mencampuri urusan China karena ketidakmampuannya menyelesaikan konflik dengan Iran.

Ia menilai AS tidak akan mampu menghadapi kekuatan Tiongkok jika terjadi konflik.

Dalam wawancara dengan media Rusia, ia menyebut bahwa kekuatan militer Tiongkok sangat besar.

Dengan kekuatan itu, kapal induk AS bisa hancur dalam waktu singkat. 

Lukashenko juga menilai Presiden AS Donald Trump memahami hal tersebut, serta menegaskan bahwa AS bukanlah kekuatan yang mahakuasa.

"Di sana ada kekuatan yang begitu besar sehingga mereka tidak akan pernah mampu mengatasinya," ujar Presiden Belarusia.

Baca: Trump Ancam Iran Lagi! Bakal Ledakkan Banyak Bom jika Gencatan Senjata dengan Teheran Berakhir

Baca: Rusia Disebut Pasok Senjata Besar-besaran ke Iran, Mulai dari Jet Tempur Su-35 hingga Rudal Kh-38

"Tidak ada operasi darat, tidak ada operasi udara, tidak ada operasi apa pun. Jika mereka memulai perang melawan China dan kapal induk Anda pergi ke sana, kapal-kapal itu akan dihancurkan dalam 24 jam pertama. China akan menghancurkannya. Saya pikir [Presiden AS Donald] Trump telah memahami hal ini," kata Lukashenko.

Ia menambahkan, Belarus justru memiliki hubungan yang saling percaya dengan Rusia dan Tiongkok, terutama saat menghadapi sanksi dari Barat. 

Menurutnya, bantuan dari kedua negara tersebut membuat Belarus tetap bertahan.

Lukashenko juga mengkritik pemimpin Barat seperti Keir Starmer dan Joe Biden , yang dinilainya tidak mungkin menjadi mitra karena sanksi kebijakan terhadap Belarus.

(Tribun-Video.com/Viory.video.net)

Artikel ini telah tayang di Viory.video.net dengan judul 'Jangan macam-macam dengan China' - Lukashenko mengatakan AS berisiko kalah dalam konflik apa pun dengan Beijing

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Ardrianto SatrioUtomo
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved