Senin, 27 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Dampak Konflik Meluas, China Desak Iran Buka Jalur Vital Selat Hormuz Imbas Stok BBM Menipis

Jumat, 17 April 2026 13:56 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi menelepon Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Rabu (15/4) soal penutupan Selat Hormuz.

Wang Yi mendesak Iran agar membuka kembali Selat Hormuz seusai stok BBM negaranya mulai menipis.

Diketahui, permintaan ini menjadi yang pertama kali disampaikan Beijing sejak Iran mulai memberikan tekanan di jalur laut vital tersebut.

Wang Yi menekankan, jalur pelayaran di Selat Hormuz harus tetap aman dan terbuka bagi semua negara.

Selain itu, ia menegaskan, kebebasan navigasi adalah kepentingan bersama masyarakat internasional.

Mengingat, jalur ini menjadi salah satu rute utama distribusi energi dunia.

Baca: Trump Semprot Paus Leo XIV: Ia Harus Paham, Iran Tak Boleh Punya Nuklir!

Baca: Iran Ejek AS Tak Berani Lewati Selat Hormuz, Tantang Trump Lanjutkan Rencana Invasi Darat

Menurutnya, pemulihan lalu lintas normal di Selat Hormuz adalah harapan bersama komunitas internasional.

"Kedaulatan, keamanan, serta hak dan kepentingan sah Iran sebagai negara pesisir Selat Hormuz harus dihormati dan dijunjung tinggi," jelas Wang Yi.

"(Namun) kebebasan dan keamanan navigasi di selat internasional ini harus dipastikan. Memulihkan lalu lintas normal di selat ini merupakan seruan bersama dari komunitas internasional," ungkap Wang Yi.

Lanjut, China mendorong semua pihak untuk menahan diri dan mengedepankan penyelesaian konflik melalui jalur diplomatik.

Beijing menilai, eskalasi di kawasan itu hanya akan memperburuk situasi global.

Termasuk mengganggu pasokan minyak dan gas dunia.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di economictimes.indiatimes.com dengan judul China meminta Iran untuk menjamin kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz

#viory

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #China   #Iran   #Selat Hormuz

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved