Berita Terkini
Iran Ancam Balas Blokade AS dengan Matikan Jalur Perdagangan Dunia di Laut Strategis
Unduh aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk mendapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Iran mengancam akan memblokir perdagangan melalui Laut Merah jika blokade Amerika Serikat (AS) terus berlanjut.
Ancaman ini muncul saat blokade terhadap pelabuhan Iran di Selat Hormuz memasuki hari ketiga.
Kepala Pusat Komando Militer Iran, Ali Abdollahi, menyampaikan hal tersebut dalam siaran televisi pemerintah, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, blokade AS telah menciptakan ketidakamanan bagi kapal-kapal dagang dan kapal tanker minyak Iran, serta dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata.
Sebagai balasan, Iran bakal memblokade perdagangan melalui Laut Merah, Teluk Persia, dan Laut Oman.
Baca: Iran Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS, Arahkan Peluncur Rudal ke USS Abraham Lincoln
"Angkatan bersenjata Republik Islam yang kuat tidak akan membiarkan ekspor atau impor apa pun berlanjut di Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah," kata Ali Abdollahi, dikutip dari Tasnim News Agency, Rabu (15/4/2026).
Pernyataan itu muncul setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) mengklaim bahwa ekonomi Iran lumpuh karena AS berhasil menghentikan perdagangan laut Iran dalam waktu kurang dari 36 jam.
"Blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran telah sepenuhnya diterapkan seiring pasukan AS mempertahankan superioritas maritim di Timur Tengah," tulis CENTCOM.
Namun, laporan lain menyebutkan sejumlah kapal berhasil lolos dari blokade AS.
Satu di antaranya adalah kapal milik China yang dikenai sanksi oleh AS pada 2023 karena mengangkut minyak Iran.
Kapal tanker lain yang dikenai sanksi, Rich Starry, dilaporkan menjadi kapal pertama yang berhasil melewati selat dan keluar dari Teluk, menurut data dari LSEG dan Kpler.
(Tribun-Video.com/Tasnimnews.ir)
Video Production: Muhammad Arief Prasetyo
Sumber: Sumber Lain
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.