Kamis, 16 April 2026

Konflik Timur Tengah

Perintah Netanyahu! IDF akan Hancurkan Basis Hizbullah & Perluas Zona Aman hingga Gunung Hermon

Kamis, 16 April 2026 10:23 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim Pasukan Pertahanan Israel (IDF) berada di ambang 'penghapusan' kotamadya Bint Jbeil di Lebanon selatan.

Netanyahu menyamapaikan hal ini dalam pidato yang direkam pada Rabu, (15/4).

"Pasukan kami terus menyerang Hizbullah. Pertempuran difokuskan di Bint Jbeil," kata Netanyahu. "Kita akan segera menguasai Bint Jbeil, pada intinya, kita akan segera melenyapkan benteng besar Hizbullah ini."

Dilansir dari Viroy, Netanyahu juga mengumumkan bahwa ia telah menginstruksikan pasukan Israel untuk terus memperluas 'zona keamanan' di Lebanon selatan ke arah timur menuju 'lereng Gunung Hermon, Kamis (16/4).

Ia mengklaim langkah tersebut akan memungkinkan Israel untuk "lebih baik membantu saudara-saudara Druze kita di saat kesulitan mereka."

Baca: Detik-detik Warga di Brebes Amuk Warung yang Diduga Jual Obat Terlarang, Gerobak Digulingkan

Baca: Didampingi Hotman, Ibu Calon Polwan Korban Pemerkosaan Murka Desak 3 Oknum Polisi Dipidana Berat

"Secara bersamaan, kami sedang melakukan negosiasi dengan Lebanon. Negosiasi ini belum pernah terjadi selama lebih dari 40 tahun. Negosiasi ini terjadi sekarang karena kami sangat kuat, dan negara-negara datang kepada kami," tambah Perdana Menteri.

"Dalam negosiasi dengan Lebanon, ada dua tujuan utama: pertama, pelucutan senjata Hizbullah, dan kedua, perdamaian yang berkelanjutan. Perdamaian melalui kekuatan," ujarnya.

Tel Aviv mengklaim bahwa kotamadya tersebut berfungsi sebagai 'benteng' kelompok Lebanon itu.

Beralih ke Iran, Netanyahu mengatakan bahwa Washington memberikan 'pembaruan terus-menerus' kepada Tel Aviv tentang negosiasinya dengan Teheran, menekankan bahwa Amerika Serikat dan Israel memiliki tujuan yang 'identik' di kawasan tersebut.

"Terlalu dini untuk mengatakan bagaimana masalah ini akan berakhir, atau bahkan bagaimana perkembangannya. Sebagai antisipasi kemungkinan pertempuran akan berlanjut, kami siap menghadapi skenario apa pun," lanjutnya.

Sebagai informasi Bint Jbeil telah lama dianggap sebagai salah satu titik rawan paling sensitif di kawasan ini.

Kawasan tersebut termasuk selama perang tahun 2006 antara Israel dan Hizbullah.

Gencatan senjata Iran-AS/Israel berlaku, tapi cakupan Lebanon diperdebatkan.

Sementara Lebanon dan Israel mulai melakukan pembicaraan langsung di Washington.

Hizbullah serang Israel sebagai balasan kematian Khamenei.

https://www.viory.video/en/videos/a3071_15042026/netanyahu-claims-idf-about-to-eliminate-hezbollah-stronghold-orders-security-zone-expansion-to-mount-hermon

#gununghermon #hermon #tentaraisrael #israeldefenseforces #idf #benjaminnetanyahu #netanyahu #pmisrael #hizbullah #rudalhizbullah #lebanon #hizbullahvsisrael #Markashizbullah #viory

 

Editor: winda rahmawati
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved