Kamis, 16 April 2026

Mancanegara

ZELENSKYY KECEWA MERASA DITINGGAL TRUMP, Sebut AS Sibuk Urus Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 21:17 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyoroti perubahan fokus diplomasi Amerika Serikat yang menurutnya kini lebih banyak tersita oleh ketegangan di Timur Tengah, khususnya konflik Iran.

Hal ini membuat upaya perdamaian antara Ukraina dan Rusia dinilai berjalan lebih lambat dan kurang mendapat perhatian penuh.

Pernyataan tersebut disampaikan Zelensky dalam wawancara dengan media Jerman ZDF, Rabu (15/4/2026).

Dalam pernyataan resminya, Zelensky menyebut bahwa dua tokoh yang terlibat dalam proses negosiasi, yaitu Steve Witkoff dan Jared Kushner, saat ini lebih sering terlibat dalam pembicaraan terkait Iran.

Baca: Rusia Keluarkan Peringatan, Sebut AS-Israel Siapkan Serangan Darat ke Iran di Tengah Negosiasi

Baca: Demokrat di Kongres Ajukan RUU Baru: Upaya Jegal Langkah Trump yang Picu Konflik dengan Iran

Kondisi itu membuat Ukraina merasa kurang diprioritaskan dalam agenda diplomasi Amerika Serikat.

Meski begitu, ia tetap menggambarkan para negosiator tersebut sebagai pihak yang “pragmatis” dan masih berupaya mencari jalan untuk membuka komunikasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin demi mengakhiri perang.

Diketahui sebelumnya, Rusia dan Ukraina sempat menyepakati gencatan senjata singkat saat perayaan Paskah Ortodoks yang berlangsung selama 32 jam.

Gencatan senjata tersebut dimulai pada Sabtu, 11 April 2026 pukul 16.00 waktu setempat, dan berakhir pada Minggu, 12 April 2026.

Namun, kesepakatan itu langsung diikuti dengan saling tuduh pelanggaran antara kedua pihak.

(*)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Zelensky Ungkap Kekecewaan: AS Dinilai Sibuk Urus Perang Iran, Ukraina Mulai Ditinggalkan

# Presiden Ukraina # Volodymyr Zelenskyy # Amerika Serikat # Iran # konflik # Perang # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: Untung
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved