Selasa, 14 April 2026

Konflik Timur Tengah

Tawarkan Pelonggaran Sanksi ke Teheran, AS Minta Penangguhan 20 Tahun Program Nuklir Iran

Selasa, 14 April 2026 17:52 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM - Amerika Serikat (AS) dilaporkan mengusulkan penangguhan program pengayaan uranium Iran selama 20 tahun sebagai bagian dari upaya mengakhiri konflik yang sedang berlangsung.

Usulan tersebut mencuat setelah Washington dan Teheran belum mencapai kesepakatan dalam perundingan yang digelar sebelumnya.

Presiden AS Donald Trump diketahui memulai operasi militer pada (28/2), dengan alasan Iran tengah mengembangkan senjata nuklir.

Namun, tudingan tersebut telah dibantah oleh pihak Teheran.

Trump juga menegaskan komitmennya untuk tidak membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.

Sementara itu, Wakil Presiden JD Vance dilaporkan pulang tanpa hasil dari perundingan akhir pekan lalu.

Baca: Politikus PKS Menangis Minta Maaf seusai Singgung Narkoba, Ulama & Warga Madura Tersinggung

Baca: Momen Hangat Putin Antar Pulang Prabowo hingga ke Mobil usai Bertemu di Kremlin

Pembahasan utama dalam negosiasi tersebut mencakup isu kebebasan pelayaran di Selat Hormuz serta program nuklir Iran.

Dalam laporan media yang dirilis Senin (14/4/2026), disebutkan bahwa Washington meminta Iran menghentikan aktivitas pengayaan uranium selama dua dekade.

Permintaan itu disampaikan dalam perundingan yang berlangsung di Islamabad pada Sabtu (11/4) lalu.

Sebagai imbalannya, AS disebut menawarkan pelonggaran sanksi terhadap Iran jika kesepakatan tersebut tercapai.

Di sisi lain, Iran mengajukan proposal berbeda dengan menawarkan penangguhan aktivitas nuklir selama lima tahun.

Usulan tersebut dinilai sebagai versi lebih ringan dibanding tuntutan sebelumnya dari Trump.

Di mana Trump menginginkan Iran menghentikan secara permanen ambisi nuklirnya.

(Tribun-Video.com)

https://english.alarabiya.net/News/middle-east/2026/04/14/us-seeking-20year-pause-of-iran-uranium-enrichment-reports-

#viraldimediasosial #amerikaserikat #iran #nuklir #perang #mancanegara

 

Editor: winda rahmawati
Video Production: ahmadshalsamalkhaponda
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #sanksi   #Teheran   #Program Nuklir   #nuklir   #Iran

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved