Selasa, 14 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Kemenhan Buka Suara soal Bocor Dokumen Rahasia Wilayah Udara Indonesia Bebas Diakses AS Belum Final

Selasa, 14 April 2026 11:42 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Bocor dokumen rahasia yang menyebut militer AS bisa bebas mengakses wilayah udara Indonesia. 

Terkait kabar tersebut, Kementerian Pertahanan memberikan keterangan. 

Pihaknya menyebut perjanjian itu masih dalam tahap pembahasan awal. 

Hal itu disampaikan Karo Humas dan Infohan Kemenhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.

Melalui keterangannya pada Senin (13/4), ia menegaskan perjanjian tersebut belum bersifat final. 

“Ini merupakan rancangan awal yang masih dalam tahap pembahasan internal dan antarinstansi,” kata Rico

Ia menyebut dokumen itu bukan merupakan perjanjian final dan belum memiliki kekuatan hukum mengikat. 

Sehingga dokumen itu belum dapat dijadikan dasar kebijakan resmi Indonesia. 

Baca: Bocor, Dokumen Rahasia AS Ungkap Rencana Akses Lintas Udara Militer di Indonesia

Baca: Bocor Dokumen Rahasia Ungkap AS Bebas Akses Wilayah Udara Indonesia, Pesawat Militer Operasi Darurat

Di satu sisi, Rico menegaskan pemerintah berkomitmen dalam setiap kerja sama dengan negara lain. 

Komitmen itu soal mengutamakan kepentingan nasional, khususnya dalam menjaga kedaulatan NKRI. 

Rico juga menyebut seluruh proses tetap berpedoman pada ketentuan hukum nasional dan internasioonal. 

Pihaknya juga menegaskan bahwa otoritas, kontrol dan pengawasan wilayah udara Indonesia sepenuhnya masih berada di tangan negara. 

Kemenhan mengimbau masyarakat bersikap cermat dan proporsional menyikapi informasi yang beredar.

Diketahui sebelumnya, beredar kabar yang menyebut AS sedang berupaya mendapat akses penerbangan di seluruh udara Indonesia. 

Bahkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin akan menandatangani kesepakatan itu dengan AS.
 
(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com, dengan judul 3 Fakta tentang Wacana Bebas Akses Pesawat Militer AS di Ruang Udara Indonesia: Disorot Media Asing

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Ardrianto SatrioUtomo
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved