Rabu, 22 April 2026

Local Experience

Batik Kawung: Motif Kuno yang Dulunya Hanya untuk Keluarga Kerajaan

Selasa, 14 April 2026 11:25 WIB
TribunSolo.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Batik Kawung merupakan salah satu motif batik tertua di Jawa yang dikenal dengan bentuk bulatan-bulatan simetris menyerupai buah kawung, yakni buah aren atau kolang-kaling.

Motif ini disusun secara geometris dan rapi, menciptakan kesan sederhana namun berwibawa.

Dalam penafsiran lain, Kawung juga dianggap sebagai gambaran bunga lotus atau teratai dengan empat kelopak yang merekah, simbol umur panjang, kemurnian, dan kesucian.

Asal kata “kawung” memiliki beberapa pendapat.

Dalam bahasa Jawa, kawung dapat berarti buah aren atau daun aren yang biasa digunakan untuk melinting rokok.

Pendapat lain menyebutkan kawung berasal dari kata kwangwung yang merujuk pada kumbang tanduk.

Ada pula yang mengaitkannya dengan kata suwung yang berarti kosong, sebuah konsep filosofis tentang keheningan batin dan pengendalian diri.

Motif Batik Kawung dipercaya sudah dikenal sejak abad ke-13 di Pulau Jawa.

Sultan Agung Hanyokrokusumo dari Kerajaan Mataram sering disebut sebagai tokoh yang mempopulerkan motif ini.

Awalnya, motif kawung banyak dijumpai sebagai ukiran di dinding candi sebelum akhirnya berkembang menjadi motif kain batik.

Pada masa Kerajaan Mataram, Batik Kawung termasuk motif sakral dan masuk dalam kategori batik larangan, yang hanya boleh dikenakan oleh raja, bangsawan, dan keluarga istana.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Mengenal Motif Batik Kawung Solo : Dulu Sakral, Hanya Boleh Digunakan untuk Keluarga Raja Keraton.

Program : Local Experience
Editor: Untung Sofa Maulana

#localexperience #batik #batikkawung #shortvideo #sejarah #kerajaan #solo #shorts #short #batikindonesia #warisan #warisannusantara

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Untung SofaMaulana
Sumber: TribunSolo.com

Tags
   #sejarah   #batik   #kawung   #motif   #buah aren   #Pulau Jawa   #Kerajaan Mataram   #sakral   #bangsawan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved