Local Experience
Batik Kawung: Motif Kuno yang Dulunya Hanya untuk Keluarga Kerajaan
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Batik Kawung merupakan salah satu motif batik tertua di Jawa yang dikenal dengan bentuk bulatan-bulatan simetris menyerupai buah kawung, yakni buah aren atau kolang-kaling.
Motif ini disusun secara geometris dan rapi, menciptakan kesan sederhana namun berwibawa.
Dalam penafsiran lain, Kawung juga dianggap sebagai gambaran bunga lotus atau teratai dengan empat kelopak yang merekah, simbol umur panjang, kemurnian, dan kesucian.
Asal kata “kawung” memiliki beberapa pendapat.
Dalam bahasa Jawa, kawung dapat berarti buah aren atau daun aren yang biasa digunakan untuk melinting rokok.
Pendapat lain menyebutkan kawung berasal dari kata kwangwung yang merujuk pada kumbang tanduk.
Ada pula yang mengaitkannya dengan kata suwung yang berarti kosong, sebuah konsep filosofis tentang keheningan batin dan pengendalian diri.
Motif Batik Kawung dipercaya sudah dikenal sejak abad ke-13 di Pulau Jawa.
Sultan Agung Hanyokrokusumo dari Kerajaan Mataram sering disebut sebagai tokoh yang mempopulerkan motif ini.
Awalnya, motif kawung banyak dijumpai sebagai ukiran di dinding candi sebelum akhirnya berkembang menjadi motif kain batik.
Pada masa Kerajaan Mataram, Batik Kawung termasuk motif sakral dan masuk dalam kategori batik larangan, yang hanya boleh dikenakan oleh raja, bangsawan, dan keluarga istana.(*)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Mengenal Motif Batik Kawung Solo : Dulu Sakral, Hanya Boleh Digunakan untuk Keluarga Raja Keraton.
Program : Local Experience
Editor: Untung Sofa Maulana
#localexperience #batik #batikkawung #shortvideo #sejarah #kerajaan #solo #shorts #short #batikindonesia #warisan #warisannusantara
Video Production: Untung SofaMaulana
Sumber: TribunSolo.com
Local Experience
Umbul Pengging: Destinasi Liburan Keluarga dengan Mata Air Alami dan Nilai Sejarah Jawa
7 hari lalu
Local Experience
Cetho: Candi Tertinggi Kedua di Indonesia dengan Panorama Alam dan Jadi Tempat Ruwatan
7 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.