TRIBUNNEWS UPDATE
Ferdinand Hutahean Somasi JK Perkara Video Ceramah di UGM yang Kini Viral, Diberi Waktu 3x24 Jam
TRIBUN-VIDEO.COM - Ceramah yang disampaikan mantan wakil presiden Jusuf Kalla menjadi sorotan dan viral di media sosial.
Dalam potongan ceramah itu, JK menyinggung konflik agama yang pernah terjadi di tanah air, seperti konflik di Poso dan Ambon.
Merespons potongan video tersebut, politisi PDI Perjuangan Ferdinand Hutahean menyampaikan somasi terbuka pada JK.
Melalui sebuah video, Ferdinand meminta JK mengklarifikasi isi ceramah yang dinilai berpotensi menimbulkan beragam penafsiran.
Ferdinand menyebut, pernyataan dalam ceramah tersebut perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman, khususnya dalam konteks hubungan antarumat beragama di Indonesia.
"Saya memaknai bahwa ceramah tersebut bisa menjadi pemantik atau provokasi untuk menjadi perselisihan antara umat kristen dengan umat Islam," katanya dikutip dari Instagramnya pada Sabtu (11/4/2026).
Ferdinand juga memberikan waktu 3x24 jam pada JK agar membuat pernyataan maaf terbuka pada publik terutama umat kristiani.
Baca: Roy Suryo Dukung Jusuf Kalla Desak Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli: Singgung Absennya Emboss
Baca: Jokowi Beri Respons saat Jusuf Kalla Meminta Tunjukkan Ijazahnya ke Publik seusai Laporkan Rismon
Menurut Ferdinand, langkah tersebut diambil sebagai upaya menjaga ketenangan dan mencegah potensi gesekan sosial.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa jika dalam batas waktu yang ditentukan tidak ada tanggapan, pihaknya mempertimbangkan untuk menempuh langkah hukum.
Sementara itu, Juru Bicara JK, Husain Abdullah menegaskan bahwa konteks ceramah JK adalah mengenai sejarah Poso dan Ambon pada masa awal reformasi yang bernuansa SARA.
Pihak JK juga menegaskan bahwa pernyataan itu tidak dimaksudkan sebagai kotbah atau ajaran teologi Kristen.
Melainkan penjelasan kepada civitas akademika UGM mengenai upaya meluruskan pemahaman keliru dari kedua kelompok yang bertikai, yakni Islam dan Kristen.
"Yang disampaikan Pak JK adalah realitas sosiologis di lapangan saat konflik pecah. Pada masa itu, benar terjadi bahwa baik kelompok Islam maupun kelompok Kristen sama-sama menyerukan 'perang suci' dan mengklaim bahwa membunuh pihak lawan atau mati dalam pertempuran adalah syahid. Itu fakta sejarah, karena itu baik konflik Poso maupun Ambon disebut bernuansa SARA. Konflik yang saat itu menewaskan ribuan orang, bukan pendapat pribadi Pak JK," ujar Husain di Jakarta, Sabtu (10/4) dikutip dari TribunTimur. (Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Ceramah Jadi Sorotan, Ferdinand Hutahaean Beri 3x24 Jam ke Jusuf Kalla untuk Respons
Reporter: Nila
Video Production: Muhammad TaufiqRahman
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Klarifikasi Ria Ricis soal Perubahan Hidung Mancungnya Picu Spekulasi Warganet Soal Operasi Plastik
Selasa, 28 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Basarnas Buka Suara soal Drama Evakuasi hingga 12 Jam: Korban Terjepit Tak Bisa Asal Tarik
Selasa, 28 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Detik-detik Evakuasi Korban Selamat Tabrakan KRL Vs KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi
Selasa, 28 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Saksi Mata Ungkap Detik-detik Kecelakaan, KRL Berhenti karena Kerumunan Namun Ditabrak KA Argo Bromo
Selasa, 28 April 2026
Tribunnews Update
Syifa Hadju Dinikahkan Wali Hakim saat Akad, Sang Ayah Kadung Martinus Sudiryono Tak Hadir
Selasa, 28 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.