Tribunnews Update
Iran Tuntut 'Uang Darah' seusai Perang, Mojtaba Khamenei Bakal Ubah Kebijakan Selat Hormuz
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menyampaikan pernyataan terbarunya mengenai situasi pasca konflik di Timur Tengah.
Mojtaba menekankan Iran akan menuntut kompensasi atas kerugian akibat perang dengan Amerika Serikat dan Israel.
Baca: Drone Senilai 200 Juta Dollar Buatan AS Hilang di Selat Hormuz, Sempat Kirimkan Kode Darurat
Ia menyebut tuntutan tersebut sebagai 'uang darah' para martir.
Yakni, merujuk pada korban yang jatuh selama perang.
Baca: Gencatan Senjata Gagal! Trump Tuduh Iran Berkhianat Sebab Tarik Biaya Kripto Ilegal di Selat Hormuz
Dilansir dari Viory.video pada Jumat (10/4), pernyataan itu disiarkan oleh televisi pemerintah Iran.
Lanjut Pemerintah Iran menegaskan, kompensasi itu menjadi syarat penting dalam kebijakan mereka ke depan.
Termasuk untuk pembukaan kembali Selat Hormuz.
Baca: Iran Terapkan Tarif Kapal Tanker di Selat Hormuz, Donald Trump Sebut Pekerjaan Sangat Buruk
Iran menyatakan, jalur pelayaran vital tersebut hanya akan dibuka jika pendapatan dari aktivitas di Selat Hormuz digunakan untuk mengganti kerugian akibat perang. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di viory.video dengan judul Kami menginginkan 'uang darah para martir' - Pemimpin Tertinggi Iran menuntut kompensasi, akan membawa Hormuz 'ke fase baru'
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: valencia frida varendy
Sumber: Sumber Lain
Tribunnews Update
Iran Ungkap Kondisi Eks Menlu Kamal Kharrazi sebelum Tewas Akibat Serangan AS–Israel di Teheran
1 hari lalu
Tribunnews Update
Serahkan Uang Rp 11,4 T, Jaksa Agung Senang Satgas PKH Berhasil Kuasai Kembali Kawasan Hutan
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Drone Senilai 200 Juta Dollar Buatan AS Hilang di Selat Hormuz, Sempat Kirimkan Kode Darurat
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.