Rabu, 3 Juni 2026

Tribunnews Update

Krisis Prajurit IDF Kian Parah dan Mendesak, Parlemen Israel Dorong Perpanjangan Wajib Militer

Jumat, 10 April 2026 15:12 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Militer Israel kembali memperingatkan kekurangan personel tempur yang dinilai sudah berada pada tingkat kritis. 

Peringatan ini disampaikan dalam rapat tertutup Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan parlemen Israel atau Knesset pada Kamis (9/4/2026).

Melalui forum tersebut, Kepala Divisi Perencanaan dan Personel Angkatan Bersenjata Israel (IDF), Shay Tayeb buka suara.

Ia menegaskan kebutuhan akan prajurit tempur saat ini sangat mendesak. 

Ia menilai kondisi kekurangan pasukan yang terjadi tidak dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Pernyataan itu muncul di tengah dorongan anggota parlemen untuk memperluas masa wajib militer. 

Di sisi lain, juru bicara IDF, Effie Defrin, memperkirakan militer membutuhkan tambahan sekira 15.000 personel. 

Dari jumlah tersebut, sekira 7.000 hingga 8.000 di antaranya merupakan pasukan tempur.

Sesi musim panas parlemen dijadwalkan dibuka pada (10/5) mendatang.

Pada periode tersebut, koalisi pemerintah berencana melanjutkan pembahasan.

Terkait rancangan undang-undang pembebasan wajib militer, bersamaan dengan dua kebijakan lainnya.(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Ynetnews dengan judul IDF warns of 'critical' troop shortage as lawmakers push to extend mandatory service 

Editor: Radifan Setiawan
Reporter: Thalia AshrizarDhanessa
Video Production: bima berseri
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved